10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Berita

MUHAMMAD IQBAL SOSIALISASI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

SP - Tanjung Raya, 18 Maret 2015. Bahwa negara ini sedang mengalami berbagai persoalan, tentu kita semua telah mahfum. Tidak hanya pada sektor atau bidang tertentu saja, persoalan telah muncul di hampir semua sendi kehidupan berbangsa.

Kecenderungan yang ada, persoalan itu semakin hari bukan semakin menyederhana tetapi kian kompleks dan rumit. Ini bisa terjadi bukan karena kita tidak melakukan apapun untuk mengatasinya. Setiap persoalan telah coba kita atasi dan hadapi dengan menerapkan pendekatan-pendekatan tertentu.

Salah satu yang dilakukan Muhammad Iqbal, SE Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat II. Bertempat di Jorong Sansalayan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, pada hari selasa-17 Maret 2015 melakukan sosialisasi Wawasan kehidupan Berbangsa dan bernegara di hadapan tokoh masyarakat, cerdik pandai, tokoh agama, Bundo kanduang dan generasi muda Jorong Sansalayan.

Sebagai Narasumber Anggota DPR RI yang berasal dari PPP ini, menyampaikan betapa pentingnya sosialisasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Hal ini merupakan salah satu upaya meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara dan sekaligus ideologi bangsa rongrongan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Diharapkan oleh beliau, masyarakat tetap mampu mempertahankan nilai-nilai ideologi Pancasila dari gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh anak-anak muda di Jorong Sansalayan Kecamatan Tanjung Raya ini, Muhammad Iqbal, SE menitipkan pesan agar selalu mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa sebagimana terdapat pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

Akhirnya sosialisasi yang cukup meriah ini ditutup dengan doa. Dan Muhammad Iqbal, SE sempat menjawab pertanyaan wartawan SP bahwa ini salah satu kegiatan yang merupakan bentuk tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI dalam turut  membangun daerah pemilihannya di Tanjung Raya. (Ek)

Laboratorium UI Depok Meledak

Depok, Senin - 14 Maret 2015. Ledakan yang cukup besar terjadi di laboratorium Fakultas Farmasi UI Depok.  Ledakan terjadi siang tadi sekitar pukul 10.30
"Karena tabung labu kaca yang panas meledak," demikian keterangan Staf Humas UI Egia Etha Tarigan melalui telpon.
Kejadian ledakan mengakibatkan 15 mahasiswa yang sedang tekun praktek terluka.
Dua diantaranya terluka parah. Mereka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan pertama.
Tabung labu kaca praktikum yang berisi cairan kimia yang sedang dipanaskan dengan api kering, sehingga meledak.
Di antara ke-14 mahasiswa terluka karena terkena efek ledakan bahan kimia dan pecahan kaca, dua di antaranya yang terluka cukup parah adalah Devika Yessi Chumala dan Citrasari Pubanrini.

Sedangkan yang luka ringan ada 12 mahasiwa, yaitu:
1. Dawami Arijan,
2. Apriantika Sari,
3. Chareza Luthfi Ramadan,
4. Della Syariyana,
5. Chavelia Avatara,
6. Aulika Destharina Nareswara,
7. AA Syagung W. Kumaladewi,
8. Adam Arditya Fahziriawan,
9. Agung Kristiyanto,
10. Arini Andriyani,
11. Andhini Gahayati BR, dan
12. Adhnina Fithra Azzahra.

Akibat luka yang dialaminya para mahasiswa ini dibawa perawatan ke RS Bunda Jalan Raya Margonda dan RSIA Graha Permata Ibu, Jalan H. Asmawi, Beji, Kota Depok.

Devika dan Citrasari masih dirawat di RS Bunda Depok. Citrasari Pubanrini masih harus menjalani perawatan intensif karena terluka di matanya. (detik.com)

Balita 1,5 tahun Dicabuli Paman Sendiri

SP, Minggu (8-3-2015). Bayi berusia 1 tahun 6 bulan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menjadi korban pencabulan dari pamannya sendiri, berinisial AT. Ibu korban yang tak terima langsung membuat laporan dan polisi telah membeku pelaku.

Kasubag Humas Polres Inhu Ipda Yarmen Djambak dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka sudah diamankan di Polsek Batang Gangsal,” katanya Minggu (8/3).

Yarmen menjelaskan, terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan ibu korban, IH, pada 7 Maret laly. Dia selalu melihat anaknya menangis sewaktu membuang air kecil.

Penasaran, sang ibu melihat kemaluan anaknya dan menemukan beberapa luka yang sudah membengkak. Setelah mendapat dorongan dari tetangga sekitarnya, ibu korban akhirnya memeriksakan kondisi bayinya ke bidan desa.

“Dari hasil pemeriksaan bidan desa, bahwa vagina korban telah dimasuki benda tumpul,” ujar Yarmen.

Atas kejadian tersebut ibu korban langsung melapor ke polisi. Dugaannya, sang anak telah dicabuli oleh pamannya sendiri karena si bayi terakhir kali terlihat bermain bersamanya sebelum kejadian.

“Pelaku berusia 42 tahun dan berprofesi sebagai petani di Desa Talang Lakat Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Batang Gansal,” jelasnya.

Guna mendalami kasus ini, kata Yarmen, penyidik akan memeriksa sejumlah saksi. Sementara korban sudah divisum dan keterangan sebagai alat bukti.

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday239
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week397
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2565
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153768

We have: 62 guests online
Your IP: 23.20.162.200
 , 
Today: Nov 20, 2017