10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Berita

Angel Elga : Ikhlas Aja..

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Meski foto setengah tubuh telanjangnya yang pernah dipakai sebagai 'cover' album 'Virus' Band Slank tahun 2001 telah beredar luas,Angel Lelga (33) mengaku sudah mengiklaskannya dan tidak akan mencari tahu pelaku penyebaran.

"Saya nggak mau mempertanyakan foto itu siapa yang mengeluarkannya. Saya nggak mau ribut-ribut. Ikhlaskan saja," kata Angel di Coffee Club, Senayan City, Jalan Asia Afrika, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2014) sore.

Bagi penyanyi dangdut dan bintang film yang sekarang berhijab itu, foto telanjang yang sudah tersebar luas tersebut adalah upaya menjatuhkan nama baiknya menjelang digelarnya pemilu esok. Meski begitu, Angel tak mempersoalkannya.

"Buat saya, dunia hiburan dan politik tidak terlalu jauh berbeda, selalu jadi sorotan. Saya harus mawas diri daripada disanjung terus," kata Angel yang pernah berakting di film 'Susuk Pocong' dan 'Pelukan Hantu Janda Gerondong' ini.

Walau diberitakan miring dengan foto telanjang, perempuan yang juga berakting di film 'Rintihan Kuntilanak Perawan' itu merasa namanya turut terangkat. "Saya belum jadi (wakil rakyat), tapi sudah dipantau terus," kata Angel.

Sebelum foto telanjangnya beredar, mantan istri siri Rhoma Irama dan pengusaha batubara Aman Jagau tersebut sempat 'ditelanjangi' presenter berita Najwa Shihab di acara 'Mata Najwa' tayangan MetroTV, sepekan lalu.

Meski apes dua kali, Angel menganggap kedua hal itu sebagai pembelajaran dirinya dalam dunia politik.

"Saya kan orang baru di dunia politik dan akan belajar terus. Oh ini yang salah, oh ini yang benar," ucap Angel.

Gempa di Kebumen 6,5 SR

Yogyakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Gempa bumi mengguncang kawasan Yogyakarta dan sekitarnya, Sabtu (25/1/2014). Menurut Twitter BMKG, gempa terjadi di kedalaman 48 kilometer berpusat di 104 Km Barat Daya Kebumen dengan kekuatan 6,5 pada Skala Richter. Laporan warga Kulonprogo, gempa terasa kuat pukul 12.13 WIB.

"Ada gempa terasa banget getarannya," ujar Endang, warga Perum Kaliagung, Sentolo, Kulonprogo, DIY kepada Tribunnews.com, Sabtu (25/1/2013).Gempa terjadi dua kali. "Pas gempa pertama enggak terlalu terasa. Tapi yang kedua yang jaraknya dekat, getarannya keras banget," ujarnya sambil bersuara ngos-ngosan karena lari dari dalam rumahnya.

Saking kerasnya gempa, mobil milik Endang yang diparkir di garasi depan rumah,ikut bergerak. "Mobil di hand rem tapi bisa gerak.Untung cuma sebentar," ujarnya.

Gempa bumi dengan kekuatan 6,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Kebumen, Jawa Tengah juga dirasakan warga yang tinggal di Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Gempa terasa kuat di daerah yang dulu pernah diterjang tsunami tersebut.

"Getaran gempa terasa gede banget," kata warga Pangandaran, Atiek saat berbincang dengan Tribunnews.com, Sabtu (25/1/2014).Bahkan kata Atiek orang-orang yang sedang berada di pasar Parigi, Pangandaran, Ciamis tunggang langgang lari kesana kemari karena panik diguncang gempa. Rumah Atiek yang kebetulan persis berada di sebelah pasar Parigi menuturkan situasi di pasar Parigi saat gempa mengguncang daerahnya.

"Orang-orang di pasar pada lari semua. Heboh dan panik," ujar Atiek.Goyangan gempa di Pangandaran, Ciamis kata Atiek terasa cukup lama, sehingga warga disana cukup merasakan getaran guncangan bumi. "Lumayan dua menit," katanya.Beruntung akibat guncangan gempa bumi tersebut tidak ada korban luka.

*sumber : tribunnews.com

Maling Tabung Gas itu Mati Tenggelam

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Kapolsek Metro Makasar, Komisaris Sutarjo, mengatakan identitas mayat lelaki dengan tangan diborgol yang ditemukan di Kali Sunter (sebelumnya ditulis kali Cipinang), tepatnya di Gang Radar Utara RT 06/09, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, sudah diketahui.

Korban bernama Sahuri alias Sudrun (36), warga Kompleks Taman Pondok Gede RT02/01 Jati Rahayu, Bekasi. Identitasnya terungkap karena keluarga korban mendatangi RS Polri.

Menurut keterangan istri korban, sehari-hari suaminya bekerja sebagai pemulung. Sutarjo menambahkan, berdasarkan pemeriksaan saksi, ternyata Sadrun merupakan pelaku pencuri tabung gas yang tertangkap tangan warga kemudian diamankan petugas Polsek Cipayung.

"Jadi aksi Sudrun ini diketahui warga yang langsung menangkap dan menghakiminya. Namun, saat akan dibawa warga ke Polsek Cipayung, korban yang tangannya sudah diborgol berupaya kabur dengan menceburkan diri ke aliran Kali Sunter," kata Sutarjo, Jumat 24 Januari 2014.

Sutarjo menambahkan, setelah menceburkan diri ke kali, Sudrun ditemukan sudah tak bernyawa oleh warga.

Saat ini petugas tengah memeriksa enam saksi lainnya termasuk warga yang memborgol. Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil otopsi RS Polri Kramat Jati. Hal ini dinilai penting untuk memastikan penyebab tewasnya korban.

"Kami ingin tahu, dia tewas karena dianiaya atau karena tenggelam. Hal ini diperlukan untuk upaya hukum selanjutnya," jelas Sutarjo.
*sumber : vivanews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday153
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week153
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2321
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153524

We have: 73 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017