10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Kesehatan

KANKER KELENJAR GETAH BENING

Coba periksa bagian selangkangan, bawah dagu, ketiak dan pangkal paha Anda. Jika ada pembengkakan atau benjolan pada organ itu, semoga Anda tidak mengidap penyakit kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening merupakan bagian terpenting sistem kekebalan tubuh manusia, membantu tubuh mengenali dan melawan kuman, infeksi, serta zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Kelenjar getah bening berada dalam kelompok, dan setiap kelompok berada di area tertentu dari tubuh kita, seperti disebutkan pada paragraf pertama.

Penyakit kelenjar getah bening adalah pembengkakan yang terjadi pada organ tersebut akibat adanya bakteri, virus, atau serangan kanker.

Benjolan yang bentuknya kecil, bulat seperti kacang, merupakan sekelompok sel kombinasi limfosit yang tertutup seperti oleh sebuah kapsul jaringan ikat.

Beberapa hal yang menyebabkan timbulnya penyakit  kelenjar getah bening yaitu:
1. Faktor genetik/keturunan
2. Menurunnya kekebalan tubuh
3. Racun atau radikal bebas akibat herbisida, bahan pengawet makanan dan pewarna kimia
4. Kurang olahraga
5. Minuman alkohol
6. Kurang minum air putih
7. Merokok
8. Infeksi virus
9. Peradangan atau inflamasi
10. Kanker darah

Gejala:
- Pilek, sakit tenggorokan, demam dan infeksi saluran pernapasan

- Pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan, bawah dagu, ketiak atau pangkal paha

- Tungkai bengkak, akibat penyumbatan sistem getah bening karena pembengkakan di kelenjar getah bening terlalu jauh di bawah kulit

- Pembengkakan mengeras dan berkembang cepat, biasanya muncul tanpa sebab yang jelas hingga dua sampai empat minggu, terasa keras atau kenyal dan sakit saat ditekan

- Berkeringat di malam hari

- Kurang nafsu makan

- Penurunan berat badan

Untuk memastikannya, harus dilakukan tes darah di laboratorium guna memeriksa jumlah sel-sel darah lengkap, serta penyinaran Sinar X di bagian yang mengalami pembengkakan.

 

Cara Pengobatan:
Mengatasi penyakit kelenjar getah bening bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara medis dan non-medis.

Terpenting adalah penderita harus yakin dengan pengobatan yang dijalaninya, sungguh-sungguh, kontinyu dan mematuhi aturan yang harus diikuti, sehingga pengobatan berhasil dengan efektif.

1. Pengobatan Medis, dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu:
- Kemoterapi
- Radiasi
- Transplantasi
- Operasi
- Terapi eksperimental

Namun, berbagai pengobatan medis tersebut menyebabkan sejumlah efek samping seperti kerontokan pada rambut, demam, mual dan muntah, timbulnya keringat di malam hari, sering merasa lelah, dan terjadinya penurunan berat badan.

2. Pengobatan Non-medis, bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat berupa ramuan herbal yang diracik sendiri atau sudah dijual dalam bentuk kapsul sehingga lebih mudah mendapatkannya, yaitu seperti:
- Sarang Semut Papua
- Madu, daun sirsak dan kulit manggis

Bahan-bahan herbal tersebut mengandung zat-zat seperti tannin dan flavonoid yang sangat efektif untuk menghancurkan sel-sel kanker dan meluruhkannya dari dalam tubuh, serta sangat kecil kemungkinannya menimbulkan efek samping.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Semoga bermanfaat. (sumber :sayadokter.com)

8 Makanan Yang Membunuh Kecerdasan

Untuk menjaga ingatan tetap prima, kita harus mengetahui makanan apa saja yang mampu menurunkan kinerja otak, yang akhirnya akan menurunkan kecerdasan kita secara tidak langsung. Lalu makanan apa saja yang dapat menurunkan kecerdasan otak kita?

Berikut daftar makanan yang dapat menurunkan kecerdasan kita:
1. Gula
Gula meupakan produk yang sering kita gunakan, baik itu untuk makanan terutama minuman. Kelebihan konsumsi gula akan mengakibatkan komplikasi pada tubuh. Jadi lebih baik mulai kurangi konsumsi gula dari sekarang juga.
2. Makanan yang digoreng
Banyak sekali di sekitar kita makanan yang diolah dengan digoreng, memang tidak ada salahnya memakan makanan tersebut. Tapi jika berlebihan, kita harus waspada. Lemak dalam makanan yang digoreng bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

3. Makanan siap saji
Di antara kita pasti pernah makan sosis, cornet, atau makanan siap saji lainnya. Walaupun praktis, makanan tersebut telah diberi beragam penambah makanan, seperti pengawet, yang bisa menyebabkan penyakit degeneratif, seperti Alzheimers.
4. Junk Food
Biasanya pekerja kantoran sering memakan makanan ini, apalagi ditambah dengan duduk berlama-lama di kursi. Dan jenis makanan ini tidak dianjurkan bagi mereka yang menginginkan kesehatan otak secara maksimal.
5. Kaya garam
Tanpa garam makanan akan terasa hambar, tapi jika kelebihan garam, makanan akan menjadi tidak sehat. Garam bisa menyebabkan kecerdasan berkurang, serta memudahkan kita menjadi lupa ingatan.
6. Makanan berpotein yang diawetkan
Sama seperti yang di atas disebutkan, sosis maupun kornet merupakan turunan daging yang diawetkan. Makanan tinggi protein ini justru dapat merusak sel-sel otak.
7. Alkohol
Tidak sedikit minuman yang beralkohol membuat penikmatnya hilang ingatan, bahkan tidak sadarkan diri dan mabuk, jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, alkohol bisa merusak kerja sistem otak.
8. Pemanis buatan
Banyak yang menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula, namun jika dikonsumsi secara terus menerus, gula buatan ini bisa membuat kerja otak tidak normal. (Viva.co.id)

Adakah Ancaman dari Telur 1/2 Matang

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.
Masyarakat mengenal telur sebagai makanan yang mengandung protein tinggi,  sehingga dipilih sebagai asupan energi sehari-hari. Cara mengonsumsinya pun beragam, ada yang digoreng hingga matang, setengah matang, direbus, dan ada pula yang langsung ditelan mentah.

Salah satu penyajian telur yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah dengan memasaknya setengah matang. Cara ini dipercaya dapat menghasilkan kandungan nutrisi lebih banyak di banding metode memasak lainnya.
Ahli Gizi dan Peneliti Pangan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan Bogor, Dr Mien Karmini Mahmud, Msc. mengakui, salah satu keuntungan penyajian telur setengah matang adalah tidak terjadinya koagulasi protein atau penggumpalan protein ketika telur tersebut dimasak. Dengan begitu, nilai protein yang didapat jauh lebih tinggi dibanding cara penyajian lainnya.
"Selain itu, warna dari telur tersebut masih bagus dan rasanya pun manis," ujar Mien Karmini saat diwawancarai Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.
Namun demikian, lanjut dia, mengonsumsi telur setengah matang juga memiliki risiko bagi kesehatan. Utamanya, jika telur yang hendak dikonsumsi mengandung bakteri salmonella akibat terkontaminasi kotoran ketika masih berada di dalam kandang. Bakteri tersebut dapat mengganggu saluran pencernaan dan mengakibatkan diare, muntah, kejang perut, serta demam.
"Makannya telur harus dicuci terlebih dahulu sebelum diolah. Selain itu, pastikan alat memasak dan alat makan juga higienis," saran Mien Karmini.
Terkait pola konsumsi telur, dia menuturkan, untuk ukuran anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan sebaiknya dalam sehari cukup satu butir telur. Beda halnya dengan atlet yang membutuhkan banyak telur guna membentuk dan menjaga tubuh agar lebih terlihat atletis.
Sedangkan bagi orang yang memiliki riwayat kesehatan seperti kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi, sebaiknya membatasi konsumsi telur. "Dalam satu minggu cukup 1 sampai 3 butir telur dengan memperhatikan kadar kolesterolnya," ucap Mien Karmini.
Terkait dengan cara penyajian telur yang baik, ia menekankan, semuanya tergantung kondisi dari orang yang akan mengonsumsi telur tersebut. Bagi orang produktif yang masih memiliki daya cerna bagus, tidak masalah jika mengonsumsi telur matang. Namun perlu diingat, matangnya pun tidak sampai kering karena bisa mengurangi kandungan nutrisi atau protein pada telur.
Sementara bagi orang tua atau usia lanjut lebih bagus mengonsumsi telur setengah matang. "Hal ini kembali lagi karena jika terlalu matang akan terjadi koagulasi protein," terang Mien Karmini.
"Tapi prinsipnya," lanjut dia, "selama proses memasak telur itu benar, apapun sajian atau cara mongonsumsinya, telur tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan."

*Sumber : id.she.yahoo.com  
**Penulis : Nurlaelatul Fitrianah

Kopi Mampu Meningkatkan Daya Ingat

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.   
Kabar baik untuk Anda yang memiliki kebiasaan minum kopi di pagi hari atau setiap hari. Penelitian terbaru mengungkap bahwa kafein pada kopi tak hanya meningkatkan kewaspadaan, melainkan juga membantu meningkatkan daya ingat seseorang.

Peneliti dari Johns Hopkins University mengamati efek kafein terhadap kemampuan seseorang untuk mengingat. Hasilnya, mereka menemukan bahwa kafein bisa meningkatkan kemampuan seseorang untuk mengingat hingga rentang waktu 24 jam setelah diminum.

"Penelitian kami menemukan bahwa kafein memberikan efek ini pada manusia. Kafein membuat proses mengingat menjadi lebih permanen dan susah dilupakan," ungkap ketua peneliti Michael Yassa dari University of California, seperti dilansir oleh Health Day News (12/01).

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati lebih dari 100 partisipan yang tak terbiasa minum kopi, teh, atau minuman soda. Dengan kata lain mereka tak terbiasa meminum kafein. Peneliti menemukan bahwa setidaknya diperlukan 200 miligram kafein untuk mendapatkan efek daya ingat yang meningkat.

Untuk penelitian ini partisipan diminta untuk melihat ratusan gambar biasa yang bisa mereka temui sehari-hari. Selanjutnya mereka mengonsumsi 200 miligram kafein, sementara sebagiannya diminta minum placebo. Partisipan yang mengonsumsi kafein diketahui bisa mengingat dan membedakan gambar yang tampak sama dengan gambar yang asli.

Namun peneliti menjelaskan bahwa efek ini tidak ditemukan ketika partisipan diberikan dosis kafein yang lebih kecil, atau jika kafein diberikan satu jam sebelum mereka melakukan tes. Meski begitu, peneliti belum yakin apakah efek mengejutkan dari kafein ini bisa membantu orang yang mengalami masalah dalam hal ingatan, seperti orang yang mengalami Alzheimer.

Mens Tidak Teratur, Makan Pepaya Segera

Menstruasi merupakan siklus yang harus dilewati oleh setiap wanita. Namun tak jarang diantara mereka yang mengalami masalah, dari rasa nyeri hingga menstruasi tidak lancar. Nah jika sebelumnya papaya dianggap bisa menyebabkan ketidak-lancaran menstruasi, tapi penelitian terbaru mengungkapkan hal sebaliknya.

Dilansir dari women’shealthmag, mengungkapkan mengonsumsi pepaya dapat memperlancar siklus menstruasi. Hal tersebut karena pepaya mengandung panas alami yang dapat merangsang produksi estrogen di dalam tubuh sehingga siklus menstruasi menjadi lancar.

“Pepaya membantu dalam meningkatkan aliran darah selama menstruasi sebab vitamin dan mineral yang ada di dalam pepaya akan mendukung kerja otot-otot rahim selama menstruasi,” ungkap Dr Sadhna Singhal, seorang ginekolog dari Sri Balaji Action Medical Institute.

Sementara itu, buah yang manis dan mengandung banyak air ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Karena pepaya banyak mengandung vitamin A, kalsium, dan potasium. Selain itu pepaya juga mengandung vitamin B dalam bentuk asam folat, vitamin B6, vitamin B1, dan riboflavin. Semua vitamin dan mineral tersebut dapat membantu agar terhindar dari beberapa penyakit.

*sumbe r : dreamRadio.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday105
mod_vvisit_counterYesterday62
mod_vvisit_counterThis week251
mod_vvisit_counterLast week1041
mod_vvisit_counterThis month1466
mod_vvisit_counterLast month4129
mod_vvisit_counterAll days1156798

We have: 39 guests online
Your IP: 107.20.120.65
 , 
Today: Des 12, 2017