10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Lingkungan

Misteri Makam Mbah Salak

Bogor, SUARA PEMBANGUNAN.

Ketika proses evakuasi korban Tragedi Sukhoi berlangsung, ada sebuah makam keramat dekat helipad yang rusak tertimba barang-barang logistik. Kini makam itu sedang diperbaiki.
Di batu nisan makam dilapis keramik putih itu tertulis, Raden KH Moh Hasan bin RKH Bahyudin Braja, warga sekitar menyebutnya Mbah Salak. Tidak banyak yang tahu siapakah sosok Mbah Salak yang dikeramatkan itu. Namun, beberapa petugas mengalami hal unik terkait keberadaan makam tersebut.
Dalam proses evakuasi korban Tragedi Sukhoi beberapa waktu lalu, atap makam copot dan beterbangan tersapu angin baling-baling helikopter superpuma. Tidak hanya itu, ketika menurunkan kebutuhan logistik dengan cara dilempar, dinding makam rusak berat tertimpa barang logistik berupa bahan makanan dan minuman dalam peti.
Kerusakan makam Mbah Salak bukan sesuatu yang disengaja dan tidak bisa di hindari. Posisinya yang berada di Puncak Manik dan berada di area yang cukup datar membuat kawasan pemakaman itu dijadikan landasan darurat evakuasi korban.
Selain itu, posisinya yang tidak jauh dari tebing yang dihantam pesawat buatan Rusia itu membuatnya ideal untuk di jadikan kamp para relawan untuk beristirahat dan berkoordinasi dalam evakuasi.
Hanya selang beberapa menit setelah makan itu rusak, tiba-tiba cuaca di sekitar makam dan lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 berubah tidak berahabat. Kabut tebal langsung menyelimuti kawasan itu yang membuat helikopter superpuma bergegas kembali ke helipad di kaki gunung.
Atas inisiatif seorang warga sekitar yang ikut Tim SAR, petugas segera merapikan batu beton yang berantakan dan membuat pagar darurat dari bambu agar orang tidak sembarang melintas di atas makam keramat tersebut.
Entah kebetulan atau memang karena Mbah Salak yang tadinya marah kemudian mereda, tiba-tiba cuacan kembali cerah. Para petugas yang akan melakukan evakuasi kembali bisa melakukan aktifitasnya.
Kini, setelah proses evakuasi dinyatakan berakhir, pemerintah memperbaiki makam tersebut. "Kami sedang memperbaiki makam sesepuh wilayah ini yang rusak saat dilakukan evakuasi di puncak Gunung Salak," ungkap  Komandan Korem 061 Bogor, Kolonel Infanteri AM Putranto.
Perbaikan dilakukan atas inisiatif tim dan atas permintaan masyarakat yang menginginkan makam keramat di Puncak Manik Gunung Salak kembali seperti semula. "Kami memaklumi keinginan masyarakat ini dan kami upayakan perbaikan,” paparnya.
Perbaikan makam ini membuat masyarakat tenang. Sebab,  masih banyak masyarakat sekitar yang menghormati dan memelihara makam keramat yang dianggap leluhur mereka itu.
Namun Putranto tak bisa memastikan kapan renovasi makam Mbah Salak ini akan selesai. "Kami akan upayakan secepatnya. Kami masih fokus membantu tim KNKT yang bekerja. Tahapan perbaikan sudah dilakukan oleh anggota dan masyarakat. Ini bukti kami menghormati masyarakat setempat," tegasnya.

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday244
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2570
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153773

We have: 64 guests online
Your IP: 23.20.162.200
 , 
Today: Nov 20, 2017