10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Internasional

Gempa Guncang Cina Barat

Yunan, SUARA PEMBANGUNAN.

Serangkaian gempa bumi menghantam barat-daya China, menewaskan setidaknya 20 orang dan melukai sejumlah orang lainnya, Jumat (7/9/2012).

Menurut pemberitaan kantor berita Pemerintah China, Xinhua, gempa mengguncang perbatasan Provinsi Yunnan dan Guizhou, sekitar pukul 11.19 waktu setempat.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat mencatat gempa itu berkekuatan 5,6 skala ritcher, dimana mengakibatkan sebanyak 20 ribu bangunan dilaporkan hancur.

Dampak terparah akibat gempa dirasakan oleh wilayah Yiliang, yang terletak di Provinsi Yunnan.

Berdasarkan cuplikan dari CCTV Pemerintah setempat, ratusan warga panik dan belarian keluar dari dalam bangunan. Sejumlah puing-puing bangunan juga terlihat berserakan menumpuk di tepi jalan.

Pihak berwenang telah mengimbau agar masyarakat keluar dari dalam bangunan, sementara pemerintah setempat telah mengirimkan tim untuk mendistribusikan tenda dan selimut kepada para korban.

Sumber : tribunnews.com

Bantuan Indonesia Untuk Muslim Rohingya Telah Sampai

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Setelah melalui banyak hambatan, akhirnya LSM Aksi Cepat Tanggap (ACT) berhasil memberikan bantuan kepada umat muslim dari etnis Rohingya yang saat ini berada di Sitwee, Myanmar. Pemberian bantuan tersebut menurut ACT menemui beberapa hambatan, terutama bagaimana cara untuk memberikan bantuan tersebut langsung kepada yang berhak.
"Relawan ACT, Doddy CHP, setelah menempuh perjalanan berliku dari Kuala Lumpur ke Thailand, akhirnya masuk Myanmar. Pada (2/9), berhasil menyerahkan bantuan pangan yang amat dinanti muslim Rohingya," ujar Kepala Humas ACT, Feri Kuntoro, dalam siaran pers yang diterima Wartawan, Senin (3/9/2012).
Menurut Feri, ACT memberikan beberapa bentuk bantuan kepada para pengungsi terutama bantuan pangan dan fasilitas penunjang lain yang sangat dibutuhkan oleh para pengungsi. Menurutnya saat ini yang dilakukan oleh ACT adalah berusaha membangun kantor perwakilan sementara (site office) agar pemberian bantuan bisa berjalan dengan lancar.
"Kami mendapat banyak bantuan dalam rencana kami untuk memberikan bantuan, termasuk Chief Minister Rakhine. Karena dukungan itu pula, ACT bisa memberikan bantuan pangan, sesuatu yang amat diperlukan saat ini oleh Muslim Rohingya. Kami memperoleh izin membangun shelter, sanitasi, air bersih dan kegiatan lainnya," ucapnya.
ACT menyatakan bahwa pihaknya sadar, isu yang terjadi di Rohingya bukan merupakan masalah yang sederhana. Untuk penyelesaian masalah yang berkaitan dengan etnis ini memang diperlukan upaya untuk menjalin relasi dengan titik-titik krusial keberadaan Rohingya yang masif, yaitu Banglades, Thailand dan Malaysia, selain Myanmar sendiri.
"Maka, diharapkan wujud bantuan berikutnya, memang tak sekadar pangan, sandang dan medis. Advokasi menuju ikhtiar memanusiakan Rohingya, menjadi isu penting dunia yang akan terus digelorakan bersama semua bangsa humanis," tutupnya.

Sumber : republika.co.id

Iran Siap Ambil Tindakan Tegas Jika AS Serang Suriah

Seorang pejabat militer Iran, Sabtu, mengatakan Iran akan mengambil tindakan tegas jika Amerika Serikat memutuskan melakukan "tindakan bodoh" menyerang Suriah.

Iran telah menyatakan dukungan penuhnya terhadap Presiden Suriah Bashar al-Assad. Iran menganggap hal itu untuk melindungi Suriah dan Timur Tengah dari pengaruh Israel dan negara-negara barat.

"Jika Amerika memutuskan menyerang Suriah, Iran bersama dengan sekutu Suriah akan mengambil tindakan, yang akan membuat kegagalan bagi Amerika," kata Mohammad Ali Assoudi, Deputi untuk Budaya dan Propaganda Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Assoudi tidak merinci langkah yang akan diambil Iran. Namun ia mengatakan, sekutu Suriah akan menerapkan pakta militer bersama dalam melawan serangan AS.

"Dalam kasus serangan militer pada Suriah, pakta militer bersama sekutu Suriah akan diterapkan," kata Assoudi.

Namun komentar Assoudi belakangan menghilang dari kantor berita pemerintah, Young Agency. Belum diketahui alasan hilangnya komentar itu. Namun komentar Assoudi telah banyak dikutip oleh sejumlah situs berita Iran, termasuk surat kabar Jam-e dan BBC Persia.

Para pejabat Iran juga tidak bersedia berkomentar akan hal ini.

Sumber : republika.co.id

Ulama Sufi Tewas Kena Bom Bunuhdiri

Moskow, SUARA PEMBANGUNAN.

Bom bunuh diri yang dibawa seorang perempuan, menewaskan seorang ulama Sufi terkemuka, Said Atsayev (74), di wilayah Dagestan, Rusia Selatan. Atas aksi brutal tersebut, Presiden Vladimir Putin menyerukan penghentian kekerasan agama.

Seperti diberitakan Reuters, Selasa (28/8/2012), berdasarkan keterangan kepolisian setempat, aksi bom bunuh diri itu diduga dilakukan seorang perempuan. Pelaku memasuki kediaman sang ulama dengan berpura-pura menjadi peziarah dan meledakan bom dengan menarik sabuk yang melingkari pinggangnya.

Sebagai seorang pemuka agama terkemuka, Atsayev sangat begitu dikenal banyak kalangan di Dagastan. Begitu pula di pemerintahan, ulama ini namanya begitu populer.

Ribuan orang terus berdatangan ke prosesi pemakaman sang ulama di Dagestan sejak Selasa malam. Pemerintah daerah setempat mengumumkan hari berkabung atas insiden berdarah tersebut.

Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam aksi bom bunuh diri yang menewaskan Atsayev. "Kami tidak akan membiarkan siapa pun merobek negara kita dengan memanfaatkan perbedaan etnis dan agama," tegas Putin.

"Teroris, bandit, apapun ideologi yang mereka gunakan, hanya untuk satu tujuan, menabur kebencian dan ketakutan," tegasnya lagi.

Sumber : detiknews.com

Muslim Rohingya Dilarang Sholat Idul Fitri

Maungdaw, SUARA PEMBANGUNAN.

Otoritas keamanan di Kota Maungdaw melarang Muslim Rohingya melaksanakan shalat Idul Fitri.

Padahal beberapa hari sebelumnya, para tetua Rohingya meminta izin kepada otoritas setempat untuk melaksanakan ibadah shalat Ied di Masjid Juma, atau di pusat keagamaan Myoma Khayoungdan, Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Seorang tokoh Muslim Rohingya mengatakan, semula izin tersebut dikeluarkan dan dinyatakan boleh dilaksanakan. Ternyata izin tersebut adalah pengecohan terhadap internasional, pascadibentuknya Komisi Kebenaran oleh presiden, Jumat (17/8) lalu.

Sebab di beberapa perkampungan, seperti di Desa Aly Than Kyaw dan sekitarnya, beberapa keluarga Muslim Rohingya dipaksa untuk menandatangani pernyataan telah menunaikan shalat Ied, sebagai bukti mencairnya ketegangan antara etnis Buddha Arakan dan Muslim Rohingya.

Sumber tersebut mengatakan, saat seluruh umat muslim didunia merayakan Idul Fitri secara serentak, otoritas keamanan menambah isi dalam izin melaksanakana shalat Ied tersebut, dengan berbagai ketentuan-ketentuan sepihak.Ketentuan itu, kata dia bertentangan dengan peraturan shalat Ied yang diperintahkan agama.

"Kami boleh melaksanakan shalat di dalam masjid, dengan syarat tidak menggunakan pengeras suara, tidak memberikan khutbah. Tidak ada shalat Ied di masjid dan pusat keagamaan," kata sumber tersebut, seperti dikutipKaladdanpress.

Kata dia, keamanan hanya memberikan izin shalat di masjid untuk waktu tiga hari. Itu-pun hanya untuk shalat zhuhur, dan ashar. Warga Rohingya lainnya mengaku, bukan hanya shalat Ied yang dilarang. Tradisi silaturahmi ke rumah-rumah muslim untuk menyempurnakan hari suci umat Islam itu juga tidak boleh dilaksanakan.

"Pasukan keamanan tegas melakukan pengamanan yang penuh di Maungdaw," kata seorang warga.Di India, sebuah kamp Rohingya yang bernama Darul Hizrat, Mohammed Ali menceritakan 15 hari pelariannya dari kejaran tentara Myanmar yang akan menangkapnya, karena ingin keluar dari negeri tersebut.

Sumber : republika.co.id

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday104
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week262
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2430
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153633

We have: 59 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017