10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Internasional

Politisi Anti Islam di Demo di Australia

Melbourne, SUARA PEMBANGUNAN.
Kunjungan politisi anti-Islam Belanda, Geert Wilders, ke Melbourne, Australia, diwarnai unjuk rasa. Bahkan polisi sempat bentrok dengan pengunjuk rasa yang menganggap Wilders sebagai penebar benih rasisme.

Sementara itu, dalam pidatonya, Wilders mewanti-wanti Pemerintah Australia akan banyaknya imigran dari negara Islam yang masuk ke Australia. Menurut Pimpinan Partai Kebebasan Belanda ini, masuknya ideologi Islam merupakan ancaman yang sangat bertentangan dengan prinsip kebebasan Australia. Bahkan ia menyebut Islam sebagai ideologi totaliter yang berbahaya.

Selama ini Wilders memang dikenal lewat aksinya menentang Islam. Lewat pernyataan sinisnya, ia kerap menjadi orator yang mengkampanyekan anti-Islam global.

*Sumber : MetrotvNews.com

Desa Terdingin Di Dunia

Sakha, SUARA PEMBANGUNAN.
Anda mau tahu titik ekstrem dunia ada dimana ?
Ya.. lembah Oymyakon, Suhu musim dingin disini rata-rata -45 derajat celcius bahkan bisa turun sampai -67,8 derajat Celsius atau -90 F.
Tepatnya lokasi lembah ini berada di sebuah desa Oymyakonsky, terletak di sepanjang sungai Indigirka, 20 mil baratlaut kota Yakutsk yang berada di wilayah Republik Sakha, timur laut Rusia.
Walaupun tempat extrem ini terdingin di muka bumi, namun masih ada kehidupan manusia. Ada sekitar 500 orang tinggal di Oymyakon dimana tempat yang hanya sedikit memiliki kemewahan modernitas. Salah satunya adalah telepon seluler tak dapat bekerja di tempat sedingin ini,
kebanyakan dari mereka masih membakar batu bara dan kayu untuk menghangatkan di dalam rumah.

*Sumber : Yahoo.news

2 Putra Indonesia Dapat Kehormatan di Aljazair

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Aljazair menobatkan gelar kehormatan untuk dua putra Indonesia yaitu Hamid Al Hadad dan Syarifudin Harahap, karena mereka memberikan dukungan dan bantuan tanpa pamrih selama perjuangan panjang Aljazair terhadap penjajah.

"Pemerintah kami memberikan medali kehormatan dan gelar tanda jasa kepada mereka yang berjasa, pada acara perayaan meriah hari kemerdekaan Aljazair ke-50 tahun," kata Duta Besar Aljazair untuk Indonesia, Abdelkrim Belarbi, saat acara perayaan kemerdekaan dan penganugerahan di Jakarta, Kamis.

Abdelkrim mengatakan, Syariffudin Harahap, yang berkarir selama bertahun-tahun sebagai anggota dewan pemerintah Indonesia, juga merupakan sahabat dekat dari pimpinan perwakilan Front Liberation Nationale (FLN) di Jakarta, dan dia juga seorang penyiar radio terkenal dalam mengisi program berita "Aljazair Merdeka" dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Sementara itu, Hamid Al Hadad adalah seorang diplomat senior Indonesia dan terpilih beberapa kali menjadi duta besar di beberapa negara, terutama pengalamannya menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Aljazair, dia berperan sebagai mediator untuk hubungan bersejarah persahabatan Indonesia dan Aljazair.

"Berkat kepahlawanan dan dedikasi yang mereka berikan selama menjalankan tugasnya, saya ingin nama mereka dapat selalu dikenang dan dihormati," ujar Abdulkrim.

Sementara itu, Abdelkrim mengatakan bahwa untuk mengabadikan dan mengukuhkan hubungan persahabatan Aljazair dan Indonesia yang dijalin selama periode sulit Aljazair, atas bantuan teman-teman yang memiliki hubungan sejarah tersebut, dia berharap dapat diwujudkan ke dalam bentuk sebuah asosiasi dengan nama Perkumpulan Sahabat-sahabat Indonesia untuk Aljazair.

Tujuan dari perkumpulan tersebut adalah untuk mempererat jalinan persahabatan antarkedua negara, sekaligus mempromosikan kerja sama hubungan perdagangan dan investasi, serta di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Sejak kemerdekaan Aljazair, pemerintah memberikan medali kehormatan dan gelar tanda jasa kepada orang-orang yang berjasa di seluruh dunia, tidak hanya Indonesia, namun juga India dan beberapa negara lain.

Pada tempat yang sama, Hamid Al Hadad mengatakan bahwa dengan penobatan tersebut, membuktikan bahwa Aljazair tidak melupakan Indonesia, sahabat yang menemani ketika masa sulit hingga merdeka.

"Indonesia dan Aljazair akan melanjutkan hubungan bersejarah ini dan mengonversinya ke dalam hubungan yang lebih berarti dan konkret, saat ini dalam seterusnya," kata Hamid.

Selanjutnya, Syarifudin Harahap mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pemerintah Aljazair atas penghargaan yang diberikan, dan berkeyakinan bahwa hubungan kedua negara akan semakin baik.

"Terdapat masa depan yang cerah jika hubungan kedua negara di bidang sumber daya alam dan lainnya dikelola dengan baik, dan saya yakin kami dapat bekerja sama lebih dekat dan memberi kemakmuran kepada kedua negara," kata Syarifudin.

*Sumber : antaranews.com

AS Keberatan Israel Bangun Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

New York, SUARA PEMBANGUNAN.

Amerika Serikat memrotes keputusan Israel yang akan membangun tiga ribu unit perumahan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pemerintahan Presiden Barack Obama menilai upaya Israel itu sebagai langkah kontraproduktif.

"Kegiatan ini bisa mempengaruhi upaya perdamaian," ujar Sekretaris Negara Hillary Clinton seperti dikutip BBC, Sabtu (1/12).

Keputusan Israel itu muncul setelah Majelis Umum PBB menaikkan status Palestina sebagai negara non-anggota pengamat. Keputusan PBB itu dikeluarkan majelis umum PBB dengan 138 suara mendukung dengan 41 abstain.

Rencana untuk membangun pemukiman di daerah E1 yang sangat ditentang Palestina, akan memotong Tepi Barat dalam dua bagian. Pembangunan tersebut akan mencegah pembentukan sebuah negara Palestina yang bersebelahan.

Sekitar 500 ribu orang Yahudi tinggal di lebih dari 100 pemukiman yang dibangun sejak pendudukan Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pemukiman ini dianggap ilegal di bawah hukum internasional, walaupun pihak Israel menyangkalnya.

Sumber : jppn.com

Menlu Turki: Israel Harus Terima Kemenangan Palestina

Istambul, SUARA PEMBANGUNAN.

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu turut menyambut kemenangan Palestina yang mendapatkan status di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Menurut Davutoglu, Israel harus menerima kemenangan Palestina sebagai negara baru.
Sidang Majelis Umum PBB di New York mengakui peningkatan status Palestina sebagai negara pemantau non-anggota dari status sebelumnya sebagai entitas pemantau yang diwakili PLO.

Palestina mendapatkan dukungan mayoritas,138 anggota Majelis Umum PBB, sementara 9 anggota menolak, dan 41 anggota lainnya abstain. Status baru Palestina membuat negara tersebut bisa bergabung ke dalam organisasi-organisai PBB, serta terlibat dalam perjanjian internasional.

Sumber : Metrotvnews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday126
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week284
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2452
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153655

We have: 65 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017