10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Internasional

3 Matahari Muncul di Langit Rusia

Fenomena unik baru saja muncul di atas langit kota Chelyabinsk, Rusia. Warga di kota tersebut tampaknya benar-benar beruntung bisa menyaksikan kemunculan “3 Matahari” di atas cakrawala.

Menurut ahli meteorologi setempat, penampakan ini kerap kali dikenal dengan sebutan “Halo”. Fenomena tersebut merupakan ilusi optik yang disebabkan dari kristal es di udara yang akhirnya membiaskan ke sinar matahari.

“Kristal es yang tak bisa dipandang dengan mata telanjang itu adalah produk dari suatu pagi yang sangat dingin dengan suhu sekitar 25 derajat,” kata Ketua Badan Ramalan Cuaca, Galina Sheporenko. Bahkan beberapa hari sebelumnya, penduduk setempat juga dikejutkan dengan pemandangan tak terduga lainnya.

Salju berwarna biru muncul dan menutup jalanan di kota tersebut. Setelah diselidiki, ternyata salju berwarna biru ini berasal dari tumpahan cairan kimia yang berasal dari sebuah pabrik pewarna telur paskah yang menguap dan bercampur dengan salju. (PalingWow.com)

Badai Salju AS Membuat Pelajar Nginap di Sekolah

Georgia, SUARA PEMBANGUNAN.
Badai salju masih mengancam wilayah AS. Ribuan pelajar di kota-kota selatan AS dilaporkan terpaksa menginap di sekolah karena salju tebal melumpuhkan jalan raya.

Menurut laporan BBC pada Kamis (30/1/2014), pemerintah Georgia dan Alabama telah mengerahkan tentara untuk menolong para pengendara yang terjebak salju.
Hingga Rabu (29/1/2014) malam waktu setempat, badai salju telah menewaskan 12 orang di kawasan itu.
Masyarakat mengkritik pemerintah setempat yang dianggap tidak melakukan cukup persiapan untuk mengantisipasi badai, meski sudah mendapat peringatan.
Sekolah-sekolah pun tidak meliburkan siswa meski salju sudah turun, akibatnya ribuan siswa yang terjebak di sekolah diminta untuk menginap hingga keadaan aman.
Di jalan raya, banyak pengendara yang akhirnya meninggalkan mobil mereka di tengah jalan yang macet dan mengungsi ke gereja atau markas pemadam kebakaran.
Patroli jalan raya di South Carolina mengatakan mereka merespon 800 laporan tabrakan pada Selasa malam.

*Sumber :[sm/islampos/bbc]

Sniper Suriah Menembaki Ibu Hamil

Suriah, SUARA PEMBANGUNAN.

Kebiadaban baru dilaporkan terjadi di Suriah. Menurut seorang dokter Inggris yang melakukan misi kemanusiaan di sana, janin di rahim wanita Suriah menjadi sasaran penembakan dengan hadiah sebungkus rokok.

David Nott, nama dokter itu, mengaku menyaksikan bukti pejuang menggunakan warga sipil sebagai target latihan menembak dan pada beberapa kesempatan menembak wanita hamil tepat di perutnya untuk membunuh janin yang dikandungnya.

Sebuah foto dengan sinar X yang menunjukkan janin dengan peluru bersarang di kepala disodorkannya sebagai bukti. Ia menyatakan, banyak warga sipil Suriah yang kini terperangkap antara pasukan pemerintah dan pemberontak. Dia menggambarkannya sebagai "neraka di dalam neraka".

Ada area jalan tertentu yang menjadi ajang "lomba" para penembak jitu itu. Jika wanita dan anak-anak melintas, mereka akan menjadi target empuk.

Ia melihat indikasi penembakan itu dilakukan secara terencana untuk tujuan latihan. "Suatu hari akan datang banyak pasien dengan luka tembak di paha kiri, di hari yang lain, semua pasien datang dengan luka tembak di dada kirinya," katanya.

Nott mengatakan selama 20 tahun menjadi sukarelawan di zona perang, baru kali ini ia menyaksikan wanita hamil menjadi sasaran. Dia menyatakan sudah menangani dua pasien wanita hamil dengan peluru bersarang di kepala bayi mereka.

Perang sipil Suriah telah menewaskan lebih dari 100.000 orang. Perang ini kini mengarah pada perang saudara antara kubu Suni yang mendukung tentara pemberontah dan kubu Syiah yang mendukung pemerintah.

*sumber : tempo.co.id

Korban Aksi Terorisme di Kenya Kian Bertambah

Kenya, SUARA PEMBANGUNAN.

Korban tewas dalam aksi terorisme di mal Kenya terus bertambah. Korban dilaporkan saat ini telah mencapai 59 orang, dan diperkirakan akan terus meningkat seiring operasi penyerbuan oleh tentara. 

Diberitakan Reuters, Minggu 22 September 2013, hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Kenya Joe Lenku pada media. Dia mengatakan 59 orang tewas dan 175 lainnya terluka. Sebelumnya, laporan media mengatakan lebih dari 300 yang terluka.

Lenku juga mengatakan bahwa pelaku diduga berjumlah antara 10 sampai 15 orang. Dia menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengidentifikasi data para pelaku.

Kelompok al-Shabaab mengklaim berada di balik penyerangan di mal Westgate di Nairobi tersebut. Penyerbuan pertama kali dilakukan Sabtu sore kemarin. Para teroris ini menembak mati para pengunjung mal setelah sebelumnya mengecek agama mereka.

Saat ini diduga masih ada korban yang disekap oleh para pelaku. Tentara masih terus berupaya menyelamatkan para sandera yang diduga ditempatkan di salah satu supermarket dalam mal.

Al-Shabaab mengatakan bahwa ini adalah balasan atas campur tangan tentara Kenya dalam konflik di Somalia. Diperkirakan saat ini ada sekitar 4.000 tentara Kenya yang tergabung dalam misi perdamaian di negara tersebut.
*sumber : vivanews.com

30 Tewas Akibat Serangan Bom di Kenya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kenya, SUARA PEMBANGUNAN.

Korban tewas dan terluka terus berjatuhan, akibat serangan yang dilakukan kelompok bersenjata di dalam Mal Westgate, Nairobi, Kenya, Sabtu, waktu setempat. Mereka melontarkan granat dan menembak dengan senapan serbu.

Dikutip dari laman CBS News, Minggu 22 September 2013, Presiden Kenya di televisi nasional mengumumkan bahwa setidaknya 39 orang tewas dan lebih dari 150 terluka dalam serangan itu. Dia juga mengungkapkan bahwa anggota keluarga dekatnya, termasuk di antara korban yang tewas.

Sementara itu, Presiden Prancis mengatakan bahwa dua perempuan warga Prancis ikut tewas, dan dilaporkan warga Amerika Serikat ikut terluka. Namun, Departemen Luar Negeri AS mengatakan belum ada rincian lebih lanjut mengenai hal itu.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di Nairobi kepada CBS News mengatakan bahwa semua personel Kedutaan Amerika aman, begitu pula warga Kenya yang bekerja untuk kedutaan.

Namun, Gedung Putih mengutuk serangan itu sebagai "serangan teroris keji terhadap warga sipil yang tidak bersalah."

"Para pelaku tindakan keji ini harus dibawa ke pengadilan, dan kami telah menawarkan dukungan penuh kepada pemerintah Kenya untuk melakukannya," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional, Caitlin Hayden dalam sebuah pernyataannya.
Minggu pagi, 12 jam setelah serangan dimulai, kelompok bersenjata tersebut tetap bersembunyi di dalam mal dengan jumlah yang tidak diketahui sandera.

Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, menyebutkan bahwa operasi keamanan sedang berlangsung dan "rahasia". Ia juga mengatakan bahwa prioritas utama adalah untuk membebaskan sandera.
Kelompok militan Islam Somalia, al-Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Al-Shabab mengatakan dalam twitter-nya bahwa para pejabat keamanan Kenya mencoba membuka negosiasi. "Tidak akan ada negosiasi apa pun," jawaban al-Shabab dalam jejaring sosial tersebut.

*sumber : vivanews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday41
mod_vvisit_counterYesterday124
mod_vvisit_counterThis week554
mod_vvisit_counterLast week1227
mod_vvisit_counterThis month2543
mod_vvisit_counterLast month4119
mod_vvisit_counterAll days1150219

We have: 13 guests online
Your IP: 23.20.86.177
 , 
Today: Okt 21, 2017