10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Nasional

JK : Kemajuan Bangsa Sangat Bergantung Pada Figur Pemimpin

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan kemajuan suatu bangsa akan sangat bergantung pada figur pemimpin yang kuat dan berjalan beriringan dengan sebuah sistem pemerintahan yang baik.

"Semua sistem pemerintahan tergantung `leadership` atau kepemimpinan. Jadi dibutuhkan `leadership` kuat yang mampu membawa bangsa, dan secara bersamaan sistem pemerintahannya juga harus baik," kata Jusuf Kalla dalam seminar nasional bertema Merajut Indonesia Baru, di Jakarta, Kamis.

Menurut Jusuf Kalla, sistem pemerintahan apa pun yang dianut suatu negara pada dasarnya akan mampu memakmurkan bangsa tersebut.

Dia mencontohkan, sistem pemerintahan demokratis terbukti mampu memajukan berbagai negara seperti Inggris dan Jepang. Di sisi lain ada juga negara otoriter yang mampu maju seperti China.

"Namun ada juga negara dengan sistem pemerintahan semi demokrasi yang maju seperti Singapura atau Malaysia. Sehingga kalau kita lihat dari berbagai perspektif negara, sistem apa pun bisa memakmurkan suatu negara," ujar dia.

Besar atau kecilnya wilayah suatu negara, menurut Jusuf Kalla, juga tidak bisa lagi dijadikan indikator untuk sebuah kemajuan. Misalnya Singapura dan China, dua negara dengan luas wilayah berbeda, namun keduanya tetap bisa meraih kemajuan signifikan.

"Jadi dari semua sistem yang ada, tergantung kepemimpinan," ujar dia.

Dia meminta calon-calon pemimpin, khususnya calon pemimpin daerah sebagai salah satu pilar pemerintahan bangsa, benar-benar memiliki kapasitas dan kapabilitas.

"Jangan hanya dicalonkan atau dipilih karena fotonya, atau karena dia artis, namun harus karena memiliki performa yang baik. Yang jadi anggota DPR juga kalau dari latar belakang pedagang, jangan nanti politiknya diperdagangkan," kata dia.

Sumber : antaranews.com

Jusuf Kalla mengatakan Indonesia perlu melakukan restorasi melalui kepemimpinan nasional untuk mewujudkan perbaikan-perbaikan ke depan, terkait berbagai hal yang ingin dicapai.

Warga AS Di Jakarta Sambut Gembira Kemenangan Obama

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Warga Amerika Serikat (AS) di Jakarta menyambut proyeksi kemenangan Presiden Barack Obama.

Media nasional Amerika, CNN, memproyeksikan kemenangan Obama dalam Pemilihan Presiden, Rabu (7/11/2012) WIB. Warga AS yang ikut serta nonton bersama hasil Pilpres di Jakarta, menyambutnya dengan sorak kemenangan dan tepuk tangan yang membahana.

"Yes we still can!" teriak mereka, dari Ballroom Hotel Indonesia Kempinski di Jakarta, tempat nonton bersama digelar oleh Kedutaan Besar AS. Warga Amerika di Jakarta yang memberikan suaranya tampak lega, pertanda mayoritas memilih Obama.

"Saya Demokrat dan saya sangat lega. Semua bisnis saya di Amerika berbau demokrat. Hari ini luar biasa!" ujar seorang warga AS yang tengah berbisnis di Indonesia, menolak menyebutkan namanya.

Sebelumnya, Kedubes AS juga menggelar simulasi Pilpres yang diikuti para tamu dengan antusias. Hasilnya, Obama mendapatkan 146 suara dan Capres Mitt Romney 18 suara serta 11 golput.

Sumber : inilah.com

KNPI : Pemuda Maju, Indonesia Sejahtera

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Kendati bangsa ini sangat majemuk dan tersebar secara geografis menjadi 17.000 pulau, Indonesia tetap bertahan dengan memegang janji Bertanah air satu, Berbangsa satu, dan Berbahasa satu.

Setiap tahun bangsa Indonesia berkesempatan merasakan kembali tekad, semangat, dan harapan pemuda yang telah diikrarkan ditahun 1928, yang lebih dikenal dengan Sumpah Pemuda. Bagi kaum muda Indonesia, Hari Sumpah Pemuda selalu memicu inspirasi dan motivasi baru untuk memajukan bangsa Indonesia.

Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, KNPI dibawah kepemimpinan Taufan EN Rotorasiko, mengambil thema melalui spirit sumpah pemuda, KNPI membangun Karakter pemuda Indonesia yang kuat dan kokoh, Rasa cinta tanah air, Kemandirian atau Kewirausahaan.

"Kiranya semangat Sumpah Pemuda 1928 tetap mengilhami pemuda membentuk Pemuda bangkit bersatu menuju Indonesia yang kokoh di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia, " ungkap Ketua Umum DPP KNPI Taufan dalam rillisnya kepada wartawan, Sabtu (27/10/2012).

Sambung Taufan, Karakter yang kokoh bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, wawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Untuk itu, Ia menegaskan pemuda Indonesia harus terus-menerus mempersiapkan diri, baik secara individu maupun bersama-sama, untuk memupuk, memelihara, dan memperkokoh kepribadian Indonesia.

"Pemuda Indonesia harus terus menerus meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan partisipasi dan dukungan terhadap pembangunan yang berpihak pada kepentingan pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Selamat memperingati HARI SUMPAH PEMUDA ke-84 tahun 2012, Pemuda Maju,Indonesia Sejahtera, " tandas Ketum KNPI Periode 2011-2014.

Sementara salah satu pendiri KNPI yang juga Mantan Ketua Umum DPP KNPI (1978-1981) Akbar Tanjung di Rakernas KNPI di Sentosa Lombok, Selasa (23/10/2012) kemaren, menegaskan KNPI lahir sebagai suatu ide dasar berjangkauan strategis untuk kepentingan masa depan bangsa Indonesia.

"Artinya, kehadiran KNPI juga mesti dilihat sebagai konteks menumbuhkan solidaritas dalam kalangan generasi muda (pemuda). Solidaritas atas dasar kesamaan tujuan perjuangan untuk menegakkan negara kesatuan republik Indonesia, " jelas Akbar.

Sumber : seruu.com

Yusril : Pemerintah SBY Penuh Kebohongan

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Pakar hukum tata negara Profesor Yusril Ihza Mahendra kembali mengkritik sikap Presiden SBY yang memberikan grasi kepada para terpidana mati kasus narkoba.

Yusril juga mengkritik sikap Wamenkumham Denny Indrayana dan Jubir Istana yang ia anggap tidak jujur dalam memberikan keterangan tentang grasi.

"Dulu mereka hanya sebut Corby denga berbagai dalih diplomasi dengan Australia. Belakangan ada Gobmann dua nama WNI yang diberi grasi pada Desember 2011 dan Januari 2012 tidak pernah disebut-disebut," kecam Yusril kepada wartawan, Sabtu (13/10/2012)

Ditegaskan, bahwa Presiden memberikan grasi kepada dua WNI terungkap secara jelas setelah Mahkamah Agung mengungkapkannya. "Deny dulu berkilah bahwa grasi terhadap Corby telah sesuai pertimbangan MA. Kini, terungkap bahwa MA sarankan agar grasi pada dua WNI ditolak," tegasnya.

"Pemerintah SBY penuh kebohongan, menutup-nutupi sesuatu, walau akhirnya terkuak juga. Pemintah SBY jadikan pemberantasan korupsi sebagai pencitraan. Narkotika tidak dianggap serius, padahal kerugiannya sangat besar dan bisa runtuhkan bangsa ini," kecam Yusril lagi.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) merilis data tentang dikabulkannya permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba Deni Setia Maharwan alias Rafi dan Merika Pranola alias Ola alias Tania.

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7/G/2012 yang ditandatangani Presiden pada 25 Januari 2012, mengubah hukuman Deni menjadi hukuman seumur hidup. Sebelumnya, pada 26 September 2011, Presiden juga mengeluarkan Keppres Nomor 35/G/2011 yang mengubah hukuman Ola dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup.

Sumber : tribunnews.com

Novel Baswedan: Inspirasi Saya, Kisah Hidup Rasulullah

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Novel Baswedan, tak risau walau tengah 'dikejar-kejar' polisi atas kasus pidana dugaan penganiayaan yang terjadi pada 2004 lalu. Dia tetap ikhlas dan siap menghadapi semuanya. Inspirasi hidupnya melihat pada perjuangan Rasulullah Muhammad SAW.

"Saya terinspirasi dari kisah hidup Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya. Betapa perjuangan yang dilakukan untuk umatnya (orang lain) dilakukan dengan pengorbanan yang sangat luar biasa," terang Novel seperti dikutip dalam wawancara dengan Majalah Detikcom edisi #save Novel Baswedan, Sabtu (13/10/2012).

Bagi Novel, yang mengungkap kasus dugaan korupsi simulator SIM ini, sejak awal menjadi penyidik KPK dirinya sudah memberikan penjelasan kepada keluarga bahwa cukup banyak risiko yang mungkin timbul.

"Namun itu adalah konsekuensi dari pekerjaan dan profesionalisme. Semua bidang kerja tentu ada risiko, tetapi saya berharap ini sebagai latihan tawakal bagi saya pribadi dan keluarga. Semoga menjadi lebih kuat," terang Novel.

Novel sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Bengkulu atas kasus dugaan penganiayaan pada pencuri sarang burung walet pada 2004. Pada Jumat (5/10) malam, sejumlah penyidik dari Polda Bengkulu dan Polda Metro Jaya hendak menangkapnya.

Saat itu pimpinan KPK pasang badan buat Novel, demikian juga sejumlah aktivis antikorupsi. Bahkan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyebut upaya hukum kepolisian pada Novel sebagai kriminalisasi.

Polisi beralasan, pengusutan pada Novel yang 2004 lalu menjadi Kasat Reskrim di Polres Bengkulu berdasarkan aduan masyarakat. Polri membantah kalau langkah itu sebagai kriminalisasi.

"Tapi jika akhirnya diasumsikan adanya keterkaitan dengan kasus simulator kita juga tidak bisa menghindari," jelas Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli di sela-sela diskusi di Wisma Antara, Jakarta.

Sumber : detik.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday133
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week133
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2301
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153504

We have: 64 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017