10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Daerah

Mahasiswa Yang Hilang Di Gunung Arjuna Diketemukan Selamat

Pasuruan, SUARA PEMBANGUNAN.

4 Mahasiswa asal Bandung, Jawa Barat yang hilang di Gunung Arjuna akhirnya ditemukan. Mereka ditemukan dalam keadaan selamat, meski kondisinya dalam keadaan lemas karena hypothermia.

Erika, salah seorang dari rombongan pendaki mengatakan, bahwa saat ini ke-4 survivor sudah berada di Malang. Mereka yakni Adam Rachmadani, Anugrah Budi Satrio, Fajri Maulana dan M Taufik.

"Sudah ketemu, saat ini berada di rumah temannya di Kota Malang, mereka hypothermia ringan," jelas Erika saat dihubungi, Rabu (14/11/2012) siang.

Erika menjelaskan, para pendaki ini naik ke puncak Arjuna pada Selasa (13/11/2012) pagi. Namun dalam perjalanan terhenti akibat badai. Mereka pun sempat tersesat di pos 2 antara Pet Bocor dan Kokopan, sebelum akhirnya ditemukan.

Bagas Yudarto, anggota Tim Operasi SAR Trenggana, Malang, membenarkan bahwa 4 pendaki sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

"Para pendaki sudah berada di basecamp dalam keadaan selamat, tanpa luka," kata Bagas, yang sebelumya juga sempat melakukan pencarian.

Sebelumnya, 4 mahasiswa salah satu universitas di Bandung dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Arjuna, Selasa (13/11/2012) malam. Para pendaki ini sebelumnya mendaki dari arah Malang dan turun melalui Tretes, Prigen.

Sumber : detiksurabaya

25 Sniper Amankan 1 Syuro Di Madiun

Madiun, SUARA PEMBANGUNAN.

Sebanyak 25 penembak jitu atau sniper akan mengamankan kota dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada perayaan tahun baru Muharram yang jatuh pada 15 November 2012.

Mereka menjadi bagian dari 1.252 personel pengamanan yang disiagakan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Kepala Polres Madiun, Ajun Komisaris Besar Yusuf, mengatakan, pasukan pengamanan merupakan tim gabungan dari Brigade Mobile sebanyak 234 orang, TNI 200 personel, anggota Polres Madiun 718 orang, Satpol PP 30 personel, DLLAJ, Kesbanglinmas, dan Dinkes.

"Untuk sniper, yang disiapkan sebanyak 25 orang, terdiri dari 15 penembak Brimob dan 10 sniper dari Polres Madiun," ujarnya, Selasa (13/11/2012).

Analisa polisi, ada kegiatan yang melibatkan massa hingga 29.000 orang pada saat perayaan Tahun Baru Muharram.

Kehadiran massa dalam jumlah besar ini berpotensi memicu konflik yang dapat menganggu stabilitas keamanan.

Oleh karena itu, petugas pengamanan akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, yakni simpang jalan, daerah perbatasan, dan jalan raya.

"Kami akan menegakkan aturan hukum yang berlaku. Di samping tertib lalu lintas, kami juga akan menegakkan tertib hukum dengan cara tidak segan menindak oknum yang melanggar," katanya.

Sumber : tribunnews.com

Sopir Pingsan Ditengah Jalan Salemba

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Seorang lelaki ditemukan pingsan di dalam mobilnya di Jalan Salemba Raya depan Gedung Salemba Mas, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2012) sekira pukul 07:30 WIB tadi.Ternyata, mobil yang dikendarainya tidak dilengkapi surat-surat alias bodong, dan ditemukan senjata tajam pisau.

Informasi dari Polsek Metro Senen menyebutkan, mobil yang tengah melintas itu berhenti di lokasi. Polisi lalu lintas dan anggota Polsek Senen yang bertugas di lokasi itu lalu menghampiri karena mobil tidak segera melaju lagi.

Setelah didekati, mobil Toyota Terios Nopol B-1212-UOW ternyata pengemudinya dalam kondisi tertidur. Ketika dibangunkan, lelaki tersebut tidak bangun juga hingga akhirnya Polisi bersama warga sekitar memecahkan kaca mobil tersebut. Polisi kemudian mengambil alih kemudi dan menepikan mobil tersebut.

Polisi yang memeriksa mobil tersebut menemukan senjata tajam pisau lipat warna putih bergagang warna coklat. Saat lelaki itu tersadar, ia mengaku bernama Ery Thahir Rachmat. Sedangkan dalam pengecekan dokumen atas mobil tersebut, ternyata STNK mobil tersebut tidak ada. Nomor polisi B 1212 UOW, ternyata nomor polisi itu milik kendaraan lain.

Pengemudi yang sudah siuman dan bersama mobilnya kemudian dibawa ke Polsek Metro Senen. Petugas menduga pengemuditersebut dalam kondisi mabuk.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

Bercinta Lewat Jendela Dengan Gadis 13 Thn

Minahasa, SUARA PEMBANGUNAN.

Sungguh nekat perbuatan kedua remaja ini. Pasangan kekasih yang sedang dilanda asmara, RK (19) dan siswi berusia 13 tahun, melakukan hubungan intim diam-diam.

Keduanya melakukan hubungan terlarang di rumah orangtua siswi di Wori, Minahasa, pada Selasa (6/11/2012) malam, ketika seisi penghuninya tidur lelap. Namun, ketika sedang asyik melakukan hubungan intim, OK (44), orangtua siswi, terbangun.

OK mengatakan, ia terbangun setelah mendengar ada suara berisik yang bersumber dari kamar putrinya. OK pun kemudian memeriksa kamar putrinya melalui jendela.

Betapa kagetnya OK ketika ia mendapati putrinya sedang bergumul dengan seorang pria. OK pun langsung mendatangi kamar putrinya.

Kepergok, RK panik. Ia langsung mengambil langkah seribu tanpa mengenakan busana lebih dulu. OK pun langsung melaporkan perbuatan RK ke Mapolresta Manado.

OK semakin terpukul ketika mengetahui ternyata perbuatan itu sudah sering dilakukan putrinya dan RK.

"Dia mengaku sudah tiga kali melakukannya," ujar OK.

Kasus ini ditangani oleh Unit Reskim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Manado.
Kasat Reskim Polresta Manado Nanang Nugraha mengatakan, pihaknya sedang mengejar tersangka. (*)

Sumber : kompas.com

3000 Siswa Dibina Polri di LIDO Sukabumi

Sukabumi, SUARA PEMBANGUNAN.

Untuk mengantisipasi terjadinya tawuran yang dilakukan oleh para pelajar, pihak Polda Metro Jaya telah mengirimkan 3.000 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke Sekolah Polisi Nasional (SPN) di Lido, Jawa Barat untuk menempuh pendidikan serta pembinaan khusus selama satu pekan agar lebih disiplin dan bertanggungjawab.

"Pelaksanaannya seminggu saja dan tidak akan mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolahnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Para siswa yang dikirim ke SPN Lido ini, kata Kabid Humas, mayoritas adalah siswa yang bermasalah di sekolahnya. Beberapa di antaranya tercatat pernah ikut tawuran.

Selama di SPN Lido, para siswa ini akan digembleng terutama masalah kedisiplinannya. Para siswa akan dibina dan ditanamkan rasa nasionalisme.

"Materinya menyangkut cinta tanah air, rasa tanggung jawab dan rasa kasih sayang," kata Kabid Humas.

Pemahaman-pemahanan tersebut akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan berkelompok.

Hari ini, 3 ribu siswa SMK ini diberangkatkan. Sementara untuk siswa SMA akan diberangkatkan pada tanggal 20 November 2012 mendatang.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday147
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week305
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2473
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153676

We have: 71 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017