10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Daerah

2 Pendaki Tewas Di Gunung Sindoro

Temanggung, SUARA PEMBANGUNAN.
Gunung masih menjadi tempat favorit untuk merayakan pergantian tahun. Dan di gunung pula mereka mengakhiri segalanya, termasuk nyawa.
Dua orang pendaki gunung yang sedang merayakan pergantian tahun di Puncak Gunung Sindoro, tewas.
Diduga kuat, kedua pendaki tersebut menghirup gas beracun di Kawah Gunung Sindoro. Sementara satu jenasah masih dalam proses evakuasi.
Kedua korban tersebut bersama keempat rekannya, mendaki puncak Gunung Sindoro sejak Senin, 31 Desember kemarin.
Mereka bersama 144 orang pendaki lainnya, mendaki melalui pos pendakian Kledung.
Setelah melakukan evakuasi lebih dari 7 jam, tim SAR akhirnya berhasil membawa turun jenasah Mudliul Fuad (17), warga Desa Kapulogo, Kecamatan Kepil Wonosobo, dari Puncak Gunung Sindoro, Selasa (1/1/2013). Jenasah langsung dibawa oleh ambulans untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Sementara satu korban lagi, yakni Mufaikin (15), masih dalam proses evakuasi. Lamanya evakuasi dikarenakan kondisi cuaca yang buruk dan sempat terjadi badai di puncak gunung. Bahkan jenasah hanya dapat diangkut oleh dua orang, karena sempitnya medan. Korban bersama kelima temannya, mendaki Gunung Sindoro untuk merayakan pergantian tahun.
Mereka mendaki Gunung Sindoro pada tanggal 31 Desember kemarin. Menurut Kapolsek Parakan, AKP Roeslam dari hasil pemeriksaan medis, diketahui korban menghirup gas beracun. Atas permintaan keluarga, jenasah tidak dilakukan otopsi, dan langsung dibawa pulang ke rumah duka.

Sumber : okezone.com

Warga Blokir Jalan Raya Bogor

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Puluhan warga Kompleks TNI AU Dwikora, Cilangkap, Depok memblokir Jl Raya Jakarta-Bogor. Mereka menggelar lesehan di tengah jalan. Warga menolak eksekusi rumah yang dilakukan pihak TNI AU.

"Kami menuntut keadilan. Ini masih berlangsung proses hukum di Pengadilan Jakarta Timur," kata juru bicara warga, Aco yang ditemui di lokasi, Sabtu (1/12/2012).

Aksi warga ini dilakukan untuk yang kesekian kali. Nah, sekarang mereka kembali memblokir jalan karena adanya aksi intimidasi dan eksekusi paksa.

"Selama proses hukum masih berlangsung, selalu ada iintimidasi. Warga dipaksa meninggalkan rumah," terang Aco yang sudah sejak 30-an tahun tinggal di asrama ini.

Aco bersama rekan-rekannya adalah anak dari veteran TNI. Mereka menempati rumah di kompleks ini sejak ayah mereka berdinas.

"Dengan menutup jalan ini, kami berharap ada perhatian agar pasukan TNI yang ada di asrama ditarik. Ikutilah prose hukum," terangnya.

Sementara itu, warga masih menggelar lesehan di tengah jalan sambil membawa spanduk dan poster menolak eksekusi. Aksi ini menyebabkan kemacetan baik dari arah Jakarta menuju Bogor atau sebaliknya.

Dalam aksi ini, belasan petugas kepolisian dari Polsek Cimanggis berjaga mengatur lalu lintas. Aksi warga ini memakan satu ruas jalan, sehingga kendaraan harus antre bergantian melintas. Aksi ini menimbulkan kemacetan panjang di kedua arah hingga mencapai 2 Km.

Sumber : detiknews.com

Siswi SMP Gantung Diri

Pemalang, SUARA PEMBANGUNAN.

Warsiyah (15) siswi kelas IX SMPN 4 Ampelgading, Pemalang (Jateng) ditemukan tewas di rumahnya Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampelgading, Kamis (22/11/2012). Korban tewas dengan cara tragis, gantung diri. Sebelum melakukan bunuh diri, diduga korban telah menulis dua pucuk surat. Surat itu ditemukan tidak jauh dari tubuh korban. Satu pucuk ditujukan kepada ibunya, sedangkan lainnya ditujukan kepada teman-teman sekolahnya.
Kapolres Pemalang AKBP Wawan Muliawan SH SIK MH melalui Kapolsek Ampelgading AKP Sudirman, mengatakan, korban ditemukan menggantung di kusen pintu kamar tengah dengan menggunakan tali plastik warna biru. Selama ini korban tinggal bersama dengan kakeknya yang bernama Samian (70) karena kedua orang tuanya bekerja di Jakarta.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan korban dipastikan meninggal karena gantung diri, ditemukan luka di leher karena jeratan selain itu tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan," kata Sudirman.

Sudirman mengungkapkan soal isi surat tersebut. Surat pertama ditujukan kepada rekan-rekannya yang berisi pengakuan tentang kesedihan sering diejek dan mendapat perlakuan tidak menyenangkan, untuk itu teman-temannya diminta tidak datang ke rumahnya.

Sedangkan surat kedua yang ditujukan ibunya berisi pesan pamitan bahwa dirinya akan pergi selama-lamanya, dan meminta maaf karena tidak bisa membahagiakan keluarga.

Menurut sejumlah temab-teman sekolah, korban selama ini dikenal sebagai sosok yang pendiam sehingga tidak ada yang mengetahui permasalahan yang dihadapi serta tidak menyangka berbuat demikian. Jenazah Warsiyah akhirnya dimakamkan di pemakaman umum setempat pada Kamis siang.

Sumber : seruu.com

Guru Cabuli Siswi Diatas Motor

Bangka, SUARA PEMBANGUNAN.

Entah apa yang ada di pikiran BS (48), guru salah satu SD negeri di Pangkalpinang. Ia tega melakukan perbuatan tak senonoh terhadap siswinya, sebut saja Melati (9), warga Merawang.

Melati digerayangi oleh gurunya di kawasan kebun sawit di Balun Ijuk Merawang. Perbuatan BS akhirnya diketahui oleh orangtua Melati, yang melapor ke Polresta Pangkalpinang. Namun, karena TKP-nya di wilayah hukum Polres Bangka, maka kasus dilimpahkan.

"Benar orangtua korban melaporkan kasus ke Polresta Pangkalpinang, namun karena di wilayah hukum kami, maka kami yang menangani," kata Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto, melalui Kasat Reskrim AKP Setiadi, Jumat (16/11/2012) pukul 21.30 WIB.

Peristiwa yang menimpa Melati bermula saat ia mengikuti latihan renang di Bukit Baru, Jumat (9/11/2012) lalu. Saat hendak pulang, BS menawarkan Melati pulang bersama, menggunakan sepeda motor milik BS.

Kemudian, BS meminta Melati duduk di depan, dengan alasan akan diajarkan naik sepeda motor. BS lantas mengajak Melati ke arah perkebunan sawit di Balun Ijuk Merawang. Di atas sepeda motor, BS leluasa menggerayangi Melati.

Setelah puas, Melati diantarkan pulang oleh BS, sambil memminta Melati tidak menceritakan kepada siapapun tentang peristiwa tadi. Melati yang polos malah bercerita ke orangtuanya, yang langsung emosi dan mendatangi rumah tersangka.

Awalnya, kasus tersebut akan didamaikan, namun karena ibu Melati tidak terima dan tetap ngotot, akhirnya kasus dilaporkan ke polisi pada Minggu (11/11/2012). Selanjutnya, kasus dilimpahkan ke Polres Bangka. Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto melalui Kasat Reskrim AKP Setiadi mengatakan, tersangka langsung ditahan usai dilaporkan.

"Tersangka dijerat pasal 82 UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," ucap Kapolres. (*)

Sumber : tribunnews.com

Pencuri Itu Punya Ilmu Kebal

Tondano, SUARA PEMBANGUNAN.

Penangkapan Jhonson yang beraksi sedang mencuri di Desa Tempok memunculkan cerita tersendiri bagi warga. Mereka menduga pelaku memiliki ilmu kebal air.

Clif Pantouw, warga Desa Tempok mengatakan, saat oleh ratusan warga, kondisi pelaku nampak sudah sangat memprihatinkan. Darah segar keluar dari kepala, dan wajahnya sudah babak belur. Saat berada di Polsek Tompaso, pelaku hampir tidak bisa bergerak. Karena khawatir pada keselamatan pelaku, anggota Polsek Tompaso membawa residivis ini ke Puskesmas Tompaso.

"Saat diperjalanan, kondisi pelaku nampak sekarat karena banyak luka yang dideritanya. Namun saat di puskesmas perawat memberikan dia air minum. Setelah minum, pencuri itu langsung segar kembali dan langsung bisa berjalan sendiri," ujarnya.

Dirinya juga mengatakan saat dipukuli, pencuri itu berusaha lari kearah saluran air. Dia bahkan sengaja menjatuhkan diri dalam saluran air yang saat itu tidak ada air.

"Orang bilang mungkin dia punya ilmu kebal air. Walau telah luka parah, namun kalau terkena air maka dia akan langsung sembuh," ujarnya.

Sumber : tribunnews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday94
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week94
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2262
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153465

We have: 26 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017