10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Daerah

Besok Tarif Angkutan Naik

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akhirnya menyetujui penaikan tarif angkutan umum pascanaiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Besaran tarif yang disetujui itu sesuai dengan usulan yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) pun telah menandatangani surat keputusannya.

"Sudah, tadi sudah saya teken tadi pagi. Semua sudah saya teken," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Kamis (11/7).

Kepala Bagian Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo membenarkan hal itu.

Selanjutnya, SK tersebut tengah diundangkan. Artinya, kata dia, Pemprov sedang mencatatkannya di bagian administrasi, sehingga ada nomor SK.

Dia berharap proses tersebut sudah selesai pada Kamis (11/7) sore, sehingga dapat segera disebar ke masyarakat.

"Iya besok sudah mulai legal naik. Ini tinggal tunggu saja dari bagian pencatatan," jelas Syafrin.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyusun usulan penaikan tarif angkutan umum bersama Organisasi Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Usulan inilah yang disetujui DPRD Jakarta. Mulai besok tarif bus kecil naik menjadi Rp3 ribu, bus sedang Rp3 ribu dan bus besar reguler Rp3 ribu.

Awalnya, tarif bus kecil Rp2.500 sedangkan tarif bus sedang dan besar reguler sebesar Rp2 ribu.

Sementara, tarif angkutan nonekonomi diserahkan pada mekanisme pasar.

Ini berarti, pasarlah yang akan menentukannya. Ketika pengusaha bus menentukan harga terlalu tinggi, pasar akan memangkasnya.


*sumber : metrotvnews.com

Gunung Kerinci Masih Berstatus Waspada

Kerinci, SUARA PEMBANGUNAN.
Hingga sore ini aktivitas gunung Merapi di Kabupaten Kerinci masih berstatus waspada sejak 2 Juni lalu. Sementara aktivitas pendakian masih ditutup oleh pihak pos jaga TNKS.

Menurut kepala Pos Jaga TNKS, Agusman, berdasarkan surat resmi dari Pos Pengamatan Gunung Merapi nomor 08/04/BGV.P-KRC/2013 tanggal 4 Juni 2013 status gunung tertinggi di Pulau Sumatera tersebut waspada.

"Ya, sampai saat ini (Rabu, 12/6/2013) pintu masuk pendakian Gunung Kerinci masih ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan," terang Agusman.

Kendati demikian kata Agusman, pihaknya bakal membuat surat himbauan secara resmi kepada masyarakat Kerinci umumnya dan warga disekitar gunung merapi khususnya.

"Nanti kita akan membuat surat himbauan secara resmi untuk warga masyarakat," tandasnya.

*Sumber : infojambi.com

Aksi Bom Motor di Polres Poso

Poso, SUARA PEMBANGUNAN.
Aksi peledakan bom yang menewaskan pelakunya terjadi di pelataran halaman Markas Polres Poso Sulawesi Tengah (Sulteng) pagi ini Senin (3/6).

Polres Poso menyatakan, bom bunuh diri tersebut diledakan oleh seseorang yang diduga merupakan anggota dari jaringan terorisme. Aksi peledakan dilakukan dengan  nekat.

Pelaku sekaligus korban menaiki sepeda motor dalam melakukan aksinya ini. Dari arah luar, dia memacu kencang motornya untuk masuk ke areal Mapolres Poso.

Pelaku mengarahkan motornya ke kerumunan polisi yang sedang berkumpul sehabis apel pagi di Mapolres tersebut. Beruntung, sebelum mencapai targetnya, ia sudah meledakan bom yang menempel di badannya.

"Kondisi tubuh pelaku hancur," kata Kapolres Poso AKBP Susnadi kepada wartawan, Senin (3/6/2013).

Tangan dan kaki pelaku lepas dari tubuh. Sedang kepala pelaku masih utuh. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.03 Wita. Pelaku meledakkan dirinya di depan masjid Polres Poso.

Tak ada korban anggota polisi yang terluka. Seorang pekerja bangunan yang tengah melakukan renovasi terluka di bagian lengan diduga terkena pecahan bom.

Petugas masih melakukan olah TKP kejadian. Petugas juga masih melakukan penyelidikan motif pelaku.

*Sumber : detik.com

Pengendara Mio Tewas Dilindas Truk

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.
Sebuah truk kontainer dengan nomor Polisi B 9731 YG terlibat kecelakaan dengan motor Yamaha Mio bernomor Polisi B 6011 UWI di bawah jalan layang UKI, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (14/4/2013) pukul 23.00 WIB. Pengendara motor, tewas di lokasi kejadian.

Salah seorang petugas kepolisian Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur, Aiptu Mustafa menuturkan, berdasarkan keterangan sopir truk bernama Masandim, 30 tahun, motor yang dikendarai Solichin, 48 tahun, tiba-tiba melambat di depannya. Korban seperti kebingungan hendak memilih jalur underpass atau jalur biasa. "Akhirnya korban memilih jalur biasa. Ternyata di belakang korban sudah ada truk yang lagi jalan cukup kencang, dan akhirnya menabrak motor Mio," ujarnya kepada wartawan, Minggu (14/4/2013) malam.

Motor yang dikendarai Solichin pun terpental ke trotoar hingga mengalami kerusakan cukup parah, sementara tubuh Solichin terpelanting ke arah kiri dan masuk ke bawah kolong truk tanpa muatan itu. Solichin pun langsung tewas dengan luka parah di kepala.
Jenazah Solichin langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Raden Said Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sementara sang sopir truk kontainer, Masandim, dibawa ke kantor Satuan lalulintas Wilayah Jakarta Timur demi dimintai keterangan.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

11 Provinsi Batal Ujian Hari Ini

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Seharusnya ujian nasional diselenggarakan serentak hari ini, namun ternyata ada 11 provinsi pelaksanaan ujian nasionalnya diundur menjadi Kamis, 18 April 2013. "Penyebabnya, satu dari enam perusahaan pencetak soal ujian nasional, yakni PT Ghalia Indonesia Printing, belum selesai pekerjaannya,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di kantornya, kemarin.

ke 11 provinsi yang terkena penundaan itu adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Di daerah ini terdapat 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK.

Akibat pergeseran ini, jadwal mata pelajaran yang diujikan juga berubah. Begitu pula dengan ujian susulan yang tadinya digelar 22 April, diundur menjadi 29 April 2013. »Kami meminta maaf atas kesalahan teknis ini,” ujar Nuh. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lanjut Nuh, memerintahkan agar dilakukan investigasi atas keterlambatan ini.Direktur PT Ghalia Indonesia Printing, Hamzah Lukman mengaku salah perhitungan. "Kalau mencetak saja sudah selesai,” katanya. Ternyata, lanjut dia, perusahaan juga harus memasukkan soal itu ke dalam kotak yang akan didistribusikan ke rayon di setiap provinsi.

Karena setiap provinsi punya jenis soal dan jumlah peserta yang berbeda, perusahaan kesulitan memilah soal dan menghitung jumlahnya. Selain itu, lanjut Hamzah, perusahaan pernah meminta kelonggaran waktu pengerjaan selama 60 hari, namun kementerian hanya memberi 25 hari.

Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang mengimbau agar siswa memanfaatkan penundaan ujian nasional untuk memantapkan penguasaan pelajaran. »Jangan sampai mengganggu semangat belajar,” katanya.Yanti, 16 tahun, siswa SMAN 9 Kendari, Sulawesi Tenggara menilai penyelenggara ujian nasional tidak serius. »Mereka pasti tahu kalau ujian nasional itu dilaksanakan setiap April,” ujarnya. Jeje (17), siswa SMAN 6 Puwatu, Kendari khawatir penundaan ujian nasional ini membuat pengumuman kelulusan molor dan berimbas pada seleksi masuk perguruan tinggi.

Sumber : antaranews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday72
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week72
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2240
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153443

We have: 4 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017