10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Kriminal

Bus Terguling Di Puncak, 19 Cedera

Bogor, SUARA PEMBANGUNAN.

Sebuah bus pariwisata 'Star Bus' terguling di puncak dan membuat 19 penumpangnya mengalami luka-luka. Berdasarkan kesaksian para penumpang, supir bus hendak menyalip dari kiri dengan melaju dengan kecepatan tinggi.
"Pengemudinya ugal-ugalan mas,saat itu pengemudi bus lewat kiri jalan hendak menyalip. Tiba-tiba bus oleng dan terbalik." Kata Haris (19), salah seorang penumpang bus, pada detikcom ketika ditemui di RSPG Cisarua, Minggu (30/9/2012) malam.
Lebih lajut Haris mengatakan ,saat sopir memacu laju kendaraan dengan kecepatan tinggi, para penumpang sempat memperingatinya namun tetap membandel.
"Kami sempat tegur namun tidak didengar." Imbuhnya
Berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom dari penumpang dan juga pihak kepolisian, kejadian nahas tersebut terjadi sekitar Pukul 17:30 WIB. Sebelum terbalik bus yang dikemudikan Mulyadi (38) itu,sempat menyerempet dua sepeda motor yakni motor Revo F 2868 HY dan Supra F 5105 NK serta sebuah mobil Suzuki Carry bernopol F 8470 WT.
Bus yang mengangkut puluhan karyawan PT. Suzuki Indo Mobil itu melaju dari arah puncak menuju Ciawi, dan laju terhenti setelah menghantam sebuah Pos security milik sebuah cafe. Akibatnya, sebanyak 19 orang penumpang bus mengalami luka parah, sedangkan kedua pengendara motor berhasil menyelamatkan diri.
"Dugaaan memang rem blong tapi masih jauh menyimpulkan penyebabnya," tutur Kasatlantas Polres Kabupaten Bogor AKP Edwin Afandi, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (30/9/2012).
Para korban sendiri dilarikan ke RSPG Cisarua. Para penumpang bis itu, selanjutnya menunggu dievakuasi menggunakan bis pengganti untuk pulang ke Cakung Jakarta Timur.

Sumber : detik.com

4 Pembantu Pelarian Pembacok Pelajar SMA 6 Diamankan Polisi

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Selain mengamankan tersangka penusukan terhadap siswa SMA 6 Alawy Yusianto, Fitrah Ramadani alias Doyok, polisi juga mengamankan empat orang yang diduga membantu Doyok kabur. Keempat orang tersebut merupakan keluarga dan teman dekat Doyok.

"Selain Fitrah ada 4 orang lain yang diamankan, inisial mereka adalah DD, DN, GP dan AD," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan, di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jumat (28/9/2012).

Menurut Hermawan, dua di antara empat orang tersebut membantu pelarian Doyok dari Jakarta menuju Yogyakarta. Sementara yang dua lainnya diduga membantu Doyok selama di Yogyakarta dan juga merencanakan pelarian Doyok berikutnya ke Banyuwangi, Jawa Timur.

"Yang membawa dari Jakarta ini ada teman dia inisial AD, dan kakaknya DN yang membantu tersangka kabur pada hari Senin ke Yogya dengan menggunakan bus umum. Untuk yang dua lainnya kita sejauh ini masih mendalami perannya masing-masing," ucap Hermawan.

Hermawan juga menyebut teman yang telah membantu Doyok kabur dari Jakarta, bisa dikenai sanksi. Hal ini karena mereka telah turut menyembunyikan tersangka pelaku kejahatan dan menghalang-halangi penyidikan dengan ancaman maksimal kurungan 9 bulan penjara.

"Terutama AD dia bisa dikenakan pasal 221 ayat 1 karena dia yang membantu tersangka kabur. Sementara DN, DD, GP tidak bisa dikenakan pasal tersebut karena mempunyai hubungan keluarga," imbuhnya.

Ternyata dari hasil keterangan yang diperoleh, Doyok sempat berkelahi dengan salah satu guru SMA 6.

Perkelahian terjadi karena guru tersebut ingin menangkap Doyok yang terlihat usai melakukan penusukan.
"Sempat ada pergumulan antara guru SMA 6 dan pelaku, karena guru tersebut berusaha menangkap pelaku. Saat pergumulan, arit terjatuh dan kemudian ditendang jauh oleh guru tersebut. Setelah itu ada Satpam Sevel (minimarket 7Eleven) yang mengambil arit tersebut dan memberikan arit tersebut ke SMA 70," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan, di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Jakarta, Jumat (28/9/2012).

Saat ini menurut Hermawan, arit tersebut sudah diamankan dan telah dilakukan tes laboratorium. Dari hasil tes diketahui bahwa darah yang ada di arit identik dengan darah yang terdapat di baju korban. Pihak kepolisian sejauh ini masih menyelidiki dari mana asal arit tresebut.
"Hasil tes menunjukkan darahnya identik antara yang terdapat di arit dengan yang di baju korban. Tersangka juga mengakui arit itu yang dia gunakan untuk membacok. Saat ini masih akan kita telusuri asal dari arit tersebut apakah dia bawa atau bagaimana," terang Hermawan.
FT ditangkap di Ring Road Selatan Condong Catur, Yogyakarta, Kamis (27/9) pagi kemarin setelah sempat buron. Dia ditangkap di kos-kosan bersama dua orang yang akan membawanya pergi dari Yogyakarta untuk kabur lebih jauh.

Menurut polisi, tersangka pernah dikenai pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan bersama-sama dan pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sumber : detik.com

Mayat Di Beach Pool Ancol

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Seorang pria ditemukan tewas tenggelam di Beach Pool, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (27/9/2012) malam. Tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda penganiayaan di tubuh pria tanpa identitas tersebut.

Penemuan mayat tersebut diketahui pertama kali oleh pengunjung yang selanjutnya dilaporkan kepada petugas keamanan setempat.

"Pria tersebut tidak diketahui identitasnya, dia tewas tanpa memakai baju hanya celana warna kream," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Pademangan, AKP Sutedja, Jumat (28/9/2012).

"Kita belum mengetahui penyebab tewasnya korban, tidak ada tanda-tanda penganiaayan ditubuh korban. Korban ditemukan melewati tanda batas yang dilarang untuk berenang disana. Kemungkinan dia terbawa arus," ujarnya

Pria yang diperkirakan berumur 20-30 tahun tersebut kini telah dibawa ke RSCM untuk dilakukan autopsi. Kasus penemuan mayat tersebut ditangani Polsek Metro Pademangan.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

127 Juta Uang Setoran SPBU Di Rampok

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Karyawan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jacky Tutu Arima, 48 tahun, dirampok 7 orang mengendarai sepeda motor di Jl. Pulomas Raya, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (17/9/2012) pukul 14:10 WIB. Uang milik SPBU sebesar Rp. 127 Juta yang akan disetor ke bank dirampas perampok.
Informasi dari Polsek Metro Pulogadung menyebutkan korban yang akan menyetorkan uang hasil dari SPBU akan disetor ke Bank Mandiri Cabang Cempaka Putih. Korban mengendarai sepeda motor, saat melintas di lokasi tiba-tiba dicegat oleh 7 orang pelaku. Salah satu pelaku menarik tas yang berisi uang setoran.
Korban berusaha mempertahankan tasnya, namun pelaku membacok pergelangan tangan korban dengan samurai hingga tas terlepas dari pegangan korban.
Tas yang berisi uang Rp 127 juta dan cek giro dibawa kabur perampok.
Menurut Kasie Humas Polsek Metro Pulogadung, Ipda Suandayani menjelaskan, korban langsung dilarikan ke RS Omni Pulo Mas. Hingga saat ini, korban belum bisa dimintai keterangan. Peristiwa ini masih dalam penyelidikan Polsek Metro Pulogadung.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

Judi Online Di Gulung Polda Metro Jaya

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Judi yang dikelola Asen dan Apen melalui jaringan internet dengan omzet 1 milyar per minggu berhasil digulung oleh polda Metro Jaya.
Aparat Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk kedua tersangka di Villa Kapuk Mas 1 Blok A-2 No 29 RT 008/015 Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (14/9) lalu.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan kedua tersangka adalah penyedia layanan judi online di situs jejaring sbobet, ibcbet, Is Casino, Wining, Star 855, 368bet, Sgd 779, Tangkas.net, Isin dan sbo168. Adapun, jenis permainan yang ditawarkan seperti judi mickey mouse, bacarrat, judi bola dan togel.
"Omset perminggunya mencapai Rp 1 miliar," ujarnya.
Cara bermainnya, pemain tinggal mengakses beberapa situs tersebut. Setelah itu, pemain harus mendaftar lebih dulu agar bisa melakukan permainan tersebut.
Setelah mendaftar, user diwajibkan membayar uang pendaftaran sebagai deposito dan sekaligus agar bisa mendapatkan user ID dan kata kunci ketika mengakses website tersebut.
Bila sudah melakukan pendaftaran, user tinggal memilih jenis permainan yang ditawarkan dalam menu. Untuk setiap permainan memiliki poin yang berbeda-beda.
"Apabila pemain menang, maka bandar akan membayarnya secara transfer ke rekening pemain dan bila kalah, uang deposito itu akan menjadi milik bandar," jelasnya.
Lebih lanjut Herry mengungkapkan bahwa pihaknya tidak dapat memblokir situs tersebut lantaran servernya berada di luar negeri.
Sementara itu, dari kedua tersangka, petugas menyita barang bukti seperti 3 unit laptop yang digunakan sebagai alat untuk mengoperasikan kegiatan tersebut, 3 buah buku rekening untuk menampung uang milik pemain, buku catatan dan dua unit handphone..
"Keduanya dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dan UU Money Laundering," kata Herry.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday150
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week150
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2318
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153521

We have: 72 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017