10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Kriminal

Jaksa Dibacok, KPK Diminta Tanggungjawab

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN

Jaksa Sistoyo dibacok oleh orang tidak dikenal dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Bandung, Rabu 29 Februari 2012 hari ini.

Pembacokan terjadi usai persidangan dan Sistoyo sedang memberi keterangan kepada para wartawan.

Menanggapi peristiwa ini, Jaksa Agung Basrief Arief terlihat terkejut. Usai melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung, Basrief menyatakan keprihatinannya. "Wuih. Saya sangat prihatin kalau itu yang terjadi," kata Basrief.

Dia menegaskan, Komisi Pemberantasan Korupsi bertanggung jawab penuh atas keamanan dan keselamatan yang bersangkutan.

"Rekan kita itu sidang di Pengadilan Tipikor, dan tanggung jawab penuh ada di KPK," katanya.

"Sekarang kita melihat penegakan hukum begitu sulitnya. Dalam upaya penegakan hukum seharusnya tidak perlu terjadi seperti itu," tambahnya.

Karena itu, Basrief dengan tegas meminta aparat kepolisian untuk menindak dan mengusut kasus pembacokan ini.

sumber: www.vivanews.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Jakarta (suarapembangunan.net)

Kedutaan Besar Amerika Serikat menghadapi serbuan protes dari berbagai masa muslim di Afghanistan setelah aksi pembakaran al-Quran yang dilakukan di bekas markas NATO di Bagram.

Setidaknya enam orang dikabarkan tewas saat melakukan aksi protes akibat ditembak pihak keamanan.

Menurut pejabat di Afghan, empat orang diantaranya meninggal dalam aksi protes di Provinsi Parwan. Sementara dua orang lainnya meninggal di Camp Phoenix, pangkalan tentara AS di luar ibukota Kabul.

Aksi protes ini memaksa panglima tertinggi militer AS di Afghanistan, Jenderal John Allen, meminta maaf karena tindakan bawahannya yang membuang dan membakar salinan al-Quran.

"Saya menyampaikan permintaan maaf tulus atas pelanggaran itu, kepada Presiden Afghanistan, pemerintah Republik Afghanistan dan yang terpenting kepada yang mulai rakyat Afghanistan," katanya seperti yang dikutip dari AFP, Kamis (23/02/2012).

Aksi protes itu sendiri dimulai ketika beberapa buruh Afghan menemukan kopian al-Quran yang telah terbakar di pangkalan udara Bagram. Insiden tersebut tentu saja memicu kemarahan umat Islam yang memang sangat menjunjung tinggi kesucian kitab suci tersebut.

Di provinsi Parwan, tempat pertama kalinya serpihan bekas pembakaran al-Quran ditemukan, dua orang ditembak mati oleh pihak keamanan Afghanistan sementara 13 orang lainnya terluka, demikian yang dilaporkan oleh juru bicara pemerintah provinsi Roshan Khalid.

Sementara itu, satu orang demonstran lainnya juga ditembak mati oleh pihak keamanan di Provinsi Logar seperti yang dilaporkan oleh juru bicara gubernur Deen Mohammed Darwish.

Juru bicara menteri kesehatan Ghulam Skahi Kargar mengatakan orang keempat meninggal di rumah sakit akibat luka tembak.

Ini merupakan kegagalan yang kesekian kali yang dilakukan oleh tentara Barat dalam mengambil hati masyarakat di Afghanistan. Berbagai kritik menyebut mereka sama sekali tidak sensitif mengenai kebudayaan dan reliji yang ada di sana.

Sementara itu dari dalam negeri, terkait aksi pembakaran ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengirimkan sura protes ke kantor Duta Besar (Dubes) AS dalam waktu dekat.

"Kami sudah mempersiapkan surat ini dan segera akan dikirim ke Dubes AS di Jakarta," ujar Ketua MUI Bidan Hubungan Luar Negeri, KH. Muhyidin Junaidi.

Dalam surat itu, pihak MUI mewakili umat muslim di Indonesia, meminta kepada AS untuk menghukum tentara yang melakukan pembakaran al-Quran. Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah AS untuk melakukan pencegahan terhadap pelecehan nilai agama Islam yang dilakukan tentaranya.

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday102
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week260
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2428
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153631

We have: 59 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017