10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Kriminal

179 Preman di Giring Ke Polres Jakarta Barat

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat kembali melakukan aksinya. Kali ini, sebanyak 179 orang dari sebuah ormas diamankan karena mencoba menduduki lahan kosong di Lapangan Kedoya Pilar, Jakarta Barat.

"Mereka mau menduduki lahan ini. Jadi kita amankan 179 orang," ujar Kanit Krimum Polres Jakarta Barat, Martson Marbun saat dihubungi, Sabtu (21/9/2013).

Marbun mengatakan, tidak ada perlawanan dari para ormas yang diamankan. Namun, ditemukan beberapa orang yang membawa senjata tajam.

"Ada 7 orang bawa senjata tajam," ujar Marbun.

Marbun mengatakan, ratusan ormas tersebut akan dibawa ke Polres Jakarta Barat untuk dilakukan pemeriksaan. "Kita periksa di Polres," imbuhnya.

*sumber : detik.com

6 Napi Salemba luka-luka karena Bentrok

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Dua kelompok narapidana terlibat bentrok di Blok H lantai 2 Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2013) sekira pukul 18:30 WIB. Bentrokan disebabkan persoalan utang piutang antarnapi.

Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, akibat bentrokan tersebut, enam napi mengalami luka bacokan.

"Empat orang dibawa ke poliklinik Lapas Salemba, dua orang dibawa ke RS Polri karena menderita luka di kepala juga," kata AKBP Tatan.

Informasi yang diperoleh, keributan terjadi antar sesama napi dari blok D dan blok H yang mengakibatkan enam orang mengalami luka. Korban luka yakni Endang Jimi, mengalami luka sayatan di kepala, Firdaus Khan, luka sobek di bahu kanan, Ricky Umbara, luka sayatan di pinggang kiri, Arnando, luka tusuk di pinggul kanan, Tinto, luka sobek di dada kiri, dan Glen, luka tusuk di pinggang kanan.

Setelah kejadian, anggota Polres Metro Jakarta Pusat melakukan penjagaan di rumah tahanan tersebut.

*sumber : Humas Polda Metro Jaya

17 Preman di Tangkap di Setiabudi

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

17 Preman diamankan aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya di sebuah lahan kosong di Jalan Karet Gusuran 3 Setiabudi, Jaksel. Mereka ditangkap karena menduduki lahan milik BCA.

"Sementara masih dalam proses pemeriksaan di Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya," kata Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Irsan, Jumat (19/9/2013).

Dari 17 orang yang diamankan, 16 orang di antaranya adalah laki-laki dan 1 orang peremuan. Di lokasi, polisi menyita barang bukti yakni 2 buah papan plang, 1 bilah kelewang, 3 bilah parang, 1 bilah keris, 1 bilah pisau dan sebuah tongkat T warna hitam.

"Lahannya sudah kita pasang police line," ujar Irsan.

Selanjutnya, Irsan mengatakan, mereka diamankan berdasarkan laporan LP bernomor 1968/VI/2013/PMJ Ditreskrimum tanggal 10 Juni 2013 tentang tindak pidana memasuki pekarangan orang lain tanpa hak sesuai dengan pasal 167 KUHP.

"Dilaporkan oleh kuasa hukum BCA pusat, dengan terlapor Jimmy Mokolensang, SH dan Timotius Tumbur Simbolon, SH," jelas Irsan.

Dijelaskan dia, dari hasil pemeriksaan ahli dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Selatan, bahwa lahan seluas 7.800 meter persegi yang berlokasi di Karet Gusuran itu adalah milik PT BCA, berdasarkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) nomor 847 tahun 2013.

"Sementara sertifikat Agendum Verbondum no 6393 - 5 an LIM KIT NIO yang dimiliki pihak terlapors, sudah tidak berlaku lagi berdasarkan UU Pokok Agraria tahun 1960 jo Kepres RI No 32 tahun 1979 yang isinya bahwa tanah tersebut kembali ke tanah negara," jelasnya.

Ia menambahkan, Agendum Verbondum 6393 - 5 ini terakhir tercatat di Kanwil BPN DKI Jakarta, adalah atas nama Pemerintah DKI Jakarta.
*sumber : detik.com

3 Toko Emas di Rampok

Medan, SUARA PEMBANGUNAN.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan identifikasi di lokasi perampokan tiga toko emas di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Sejumlah barang bukti ditemukan termasuk peluru aktif dan selongsong.

Seorang petugas yang berada di lokasi menyatakan, peluru aktif yang ditemukan ada dua butir. Kaliber 9 mm. Sementara selongsong baru peluru satu yang ditemukan.

"Selongsong peluru dapat satu," kata petugas tersebut.

Saat ini, garis polisi sudah dipasang di lokasi kejadian, dan tim Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan tengah bekerja. Selain itu, polisi juga memeriksa kamera pemantau yang ada di sekitar lokasi untuk mengetahui profil pelaku perampokan.

Perampokan tiga toko emas itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Enam orang pelaku yang menggunakan senjata api secara bersamaan merampok Toko Emas Semmy J, Permata Indah, dan P. Tarigan. Lokasi ketiga toko ini bersebelahan dinding di Pasar Baru, Jalan Pasar VII Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

*sumber : antaranews.co.id

Korban Miras Oplosan Berjatuhan

Jakarta Pusat, SUARA PEMBANGUNAN.

Miras oplosan yang dibuat oleh tukang jamu bernama Rendy, 49 tahun, mengakibatkan 13 orang kehilangan nyawa. Malaikat maut menjemput satu per satu dari mereka di RS Islam Cempaka Putih dan RSCM.

Informasi dari Polres Metro Jakarta Pusat, hingga hari ini Kamis 22 Agustus 2013, jumlah korban miras oplosan tersebut yang meninggal dunia sebanyak 13 orang (10 di RS Islam Cempaka Putih dan 3 di RSCM), kondisi kritis 6 0rang (4 di RSCM dan 2 di RS Islam Cempaka Putih) dan sudah pulang ke rumah masing-masing 3 orang.


Randy, warga Rusun Tahap III Lt.2/19 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ia menjual jamu di Toko Jamu Gin-Su di Jl.Remaja III No.12 Rt.03/08 Cempaka Baru, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Barang Bukti yang telah disita berupa sisa alkohol dalam jerigen, jerigen bekas Alkhol, Jamu beras kencur dan sisa minuman anggur

Menurut keterangan tersangka, miras oplosan tersebut berupa alkohol Musrni 96% dicampur air (diberi nama Ginseng) dan jika dicampur susu disebut Ginseng-Susu (Ginsu) bisa campur beras kencur dan anggur

Tersangka Rendy ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat terhitung mulai hari Rabu (21/8/2013) kemarin.

Tersangka dijerat Pasal 146 ayat 2 Jo Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat (2) subsider Pasal 136 Jo Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

*Sumber : Humas Polda Metro Jaya

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday105
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week263
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2431
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153634

We have: 59 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017