10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Kriminal

Balita 1,5 tahun Dicabuli Paman Sendiri

SP, Minggu (8-3-2015). Bayi berusia 1 tahun 6 bulan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menjadi korban pencabulan dari pamannya sendiri, berinisial AT. Ibu korban yang tak terima langsung membuat laporan dan polisi telah membeku pelaku.

Kasubag Humas Polres Inhu Ipda Yarmen Djambak dikonfirmasi wartawan membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka sudah diamankan di Polsek Batang Gangsal,” katanya Minggu (8/3).

Yarmen menjelaskan, terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan ibu korban, IH, pada 7 Maret laly. Dia selalu melihat anaknya menangis sewaktu membuang air kecil.

Penasaran, sang ibu melihat kemaluan anaknya dan menemukan beberapa luka yang sudah membengkak. Setelah mendapat dorongan dari tetangga sekitarnya, ibu korban akhirnya memeriksakan kondisi bayinya ke bidan desa.

“Dari hasil pemeriksaan bidan desa, bahwa vagina korban telah dimasuki benda tumpul,” ujar Yarmen.

Atas kejadian tersebut ibu korban langsung melapor ke polisi. Dugaannya, sang anak telah dicabuli oleh pamannya sendiri karena si bayi terakhir kali terlihat bermain bersamanya sebelum kejadian.

“Pelaku berusia 42 tahun dan berprofesi sebagai petani di Desa Talang Lakat Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu. Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Batang Gansal,” jelasnya.

Guna mendalami kasus ini, kata Yarmen, penyidik akan memeriksa sejumlah saksi. Sementara korban sudah divisum dan keterangan sebagai alat bukti.

Begal Keliaran di Thamrin


Jakarta, Jumat- 6 Mar 2015. Dor, dor, dor! Anggota Brimob yang tengah berjaga di Gedung Bank Indonesia (BI) melepas tembakan peringatan. Demikian Petugas polisi lalu lintas juga melakukan hal serupa. Seorang begal yang kabur dengan motor matic dikejar.

Petugas kepolisian pada Jumat (6/3/2015) siang mengamankan Bambang Asep (30) yang membegal seorang perempuan di kawasan Thamrin.

Korban bernama Novalia tengah baru saja turun dari Kopaja di depan Kementerian Agama di Jl Thamrin. Tak lama pelaku dengan motornya, langsung menjambret.

"Lalu korban berteriak minta tolong dan dikejar oleh beberapa satpam dan anggota Brimob yang jaga BI. Lalu salah satu anggota Brimob melepaskan 3 kali tembakan dan satu anggota Lantas PMJ 3 kali," kata Wakapolres Jakpus AKBP Umar S Fana.

Bambang mendengar tembakan kaget dan jatuh. Bambang lalu lari meninggalkan kendaraannya serta barang bukti hasil kejahatan, satu kantong plastik warna putih.

"Dan akhirnya pelaku dapat ditangkap, kemudian diamankan dari pelaku satu unit roda dua Nopol B 6250 PXM. Saat ini dalam pengembangan," terang Umar.

Satu kantong plastik putih barang bukti milik korban yang diamankan berisi sebuah dompet warna merah hitam berisi uang tunai sebesar Rp 22 ribu dan dua lempeng obat-obatan milik korban. Kasus ini kini ditangani Polres Jakpus. (detik.com)

ML Modus Perempuan Bawa Lari Motor

Denpasar (Selasa,23-2-2015). Ini bukan tentang begal motor yang sedang ramai-ramainya jadi berita hot. Ini tentang sorang perempuan yang nekat membawa lari motor teman kencannya. Dewi (26) memberikan kehangatan tubuhnya demi mencuri sepeda motor milik lawan kencannya. Hal ini sudah dilakukannya sebanyak dua kali dengan lokasi yang berbeda.

Namun di aksi ketiganya ini, aksinya gagal setelah tim buser Polsek Denpasar Barat menangkapnya di Hotel Mawar, Jalan Diponegoro, Denpasar, Minggu (14/2/2015) lalu.

Bujuk rayu Dewi melalui percakapan ponsel menaklukkan hati korbannya, Made Amin (41). Pria hidung belang ini langsung terpikat saat pertama berkenalan melalui telepon. Pertemuan di hotel pun tak bisa ditolak oleh Made Amin.

Tepat di hari Valentine, 14 Februari sekitar pukul 14.00 Wita, keduanya sepakat bertemu di hotel Nikki, Jalan Pidada, Denpasar. Setelah melakukan hubungan seks, MA lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

"Saat itu, saya bilang kalau mau keluar beli minuman. Saya ambil kontak motornya, dan saya bawa lari motornya," ujar Dewi di hadapan awak media, Selasa (24/2/2015) siang.

Namun saat ditunggu lama dan tidak kembali, Made Amin mulai merasa ada yang tidak beres. Ia pun memutuskan pulang. Alangkah kagetnya saat ia tahu motornya hilang.

Dan saat dia mencari informasi, pasangan kencannya yang membawa. Ia pun melaporkan ke kantor Polisi Polsek Denpasar Barat (Denbar).

"Begitu kami mendapat laporan, kami langsung selidiki. Kami dapat informasi jika dia pelakunya. Kami pun langsung amankan pelaku keesokan harinya," ujar Kapolsek Denbar Kompol I Made Joni Antara Putra didampingi Kanit Reskrim Polsek Denbar AKP Agustiawan, Selasa (24/2/2015). (kompas.com)

Geng Motor Sukabumi di Sergap Buser

Usai menganiaya korbannya hingga luka parah, tiga anggota geng motor diberangus unit buru sergap (Buser) Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Minggu (22/2/2015).

Dari informasi, peristiwa bermula ketika Andri (27), sedang beraktivitas di sekitar stasiun Kereta Api Sukabumi, tiba-tiba dihampiri anggota geng motor. Tanpa sebab yang jelas, anggota geng motor berinisial R, A, I, warga Lembursitu menyerang dan menganiaya korban dengan samurai hingga tangan korban nyaris putus.

Warga yang mengetahui kejadian itu melarikan korban ke rumah sakit dan melaporkan ke Polres.

Mendapat laporan tersebut, Polres  segera menurunkan tim Buser untuk mencari pelaku. Dalam waktu tidak lama, tim memberangus ketiganya.

“Kami  mengamankan tiga  pemuda yang diduga pelaku dan merupakan anggota geng motor,” ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Diki Budiman.

Menurutnya, untuk menyelidiki latar kejadian tersebut, ketiganya kini menjalani pemeriksaan secara intensif. Dari tangan pelaku disita senjata tajam jenis samurai.(antaranews.com)

Labora Sitorus Akhirnya Ditangkap

SP (Jum'at-20 Feb 2015). Kejaksaan akhirnya dapat melakukan eksekusi terhadap Labora Sitorus pada Jumat (20/2). Hal ini disampaikan oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo di Istana Negara, Jakarta.

"Sudah dieksekusi. Alhamdulilah. Sudah berhasil kita eksekeusi," ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, penangkapan terhadap buron kasus pembalakan liar dan penyelundupan bahan bakar itu itu akhirnya mendapat dukungan dari masyarakat setelah sebelumnya ditentang. Ia menyatakan penangkapan kembali Labora tanpa perlawanan dan berjalan lancar.

"Mereka akhirnya pahami, eksekusi putusan sudah. Persuasif kita lakukan. Anda tahu semuanya, kita sudah lakukan pendekatan dengan pihak-pihak sampai ke masyarakat," sambungnya.

Labora ditangkap di kediamannya di Sorong, Papua Barat. Saat ini ia ditempatkan sementara di LP Klas II Sorong.

(Antaranews.com)

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday47
mod_vvisit_counterYesterday124
mod_vvisit_counterThis week560
mod_vvisit_counterLast week1227
mod_vvisit_counterThis month2549
mod_vvisit_counterLast month4119
mod_vvisit_counterAll days1150225

We have: 19 guests online
Your IP: 23.20.86.177
 , 
Today: Okt 21, 2017