10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Teknologi

Bocah 6 Thn Ahli Komputer

Bangladesh, SUARA PEMBANGUNAN.

Seorang bocah laki-laki asal Bangladesh layak dijuluki bocah ajaib. Di usia 2 tahun dia sudah tertarik dengan komputer, dan sekarang, saat usianya 6 tahun, dia dicalonkan sebagai pemegang rekor ahli komputer termuda di dunia.

Bocah ajaib itu bernama Wasik Farhan-Roopkotha. Ketika masih balita, Wasik telah menunjukan bakatnya di bidang ilmu komputer.

"Dia telah mendapatkan beberapa pengetahuan tentang bahasa pemrograman C++. Dia juga mampu mengetik dengan cepat dan efisien tanpa harus melihat keyboard," kata sang ibu, Cynthia Farhan-Risha, seperti dilansir Kompas.com.

Wasik mulai mengetik menggunakan software Microsoft Word di usia 3 tahun, lalu mengetahui bagaimana cara meng-install dan mengunduh emulator game pada usia 4 tahun. Dia pun dengan cepat menguasai game-game yang tergolong rumit.

"Saya sangat menikmati bermain di komputer dan mempelajari keahlian baru. Saya punya mimpi di masa depan bisa menjadi ahli komputer dan bekerja di sebuah perusahaan komputer besar," ujar Wasik kepada BBC.

Menurut sang ibu, Wasik memang terlihat berbeda dari anak seusianya. "Saya pun tak percaya ketika melihat dia mulai belajar berhitung di usia 7 bulan," kata Cynthia mengaku.

Komputer telah menjadi mainan sehari-hari sekaligus hobi Wasik. Orangtuanya bertekad akan terus menggali bakat yang dimiliki Wasik, dan berharap pemerintah Bangladesh dapat mendukung bakat Wasik.

Ketika usia Wasik sudah memungkinkan untuk masuk sekolah dasar, orang tuanya memilih metode home schooling ketimbang sekolah umum. Karena, bahasa Inggris Wasik masih terbatas. Dia lebih sering bicara menggunakan bahasa Bengali, salah satu bahasa yang populer di Bangladesh.

Guiness World Records

Di Bangladesh, Wasik sudah banyak diliput oleh media setempat. Masyarakat pun menyambut positif keberadaan programmer muda mereka.

Orangtua Wasik berharap, bakat si anak bisa diakui oleh Microsoft dan tercatat di Guiness World Records. "Sampai saat ini Guiness World Records tidak memiliki catatan rekor programer komputer termuda di dunia," ujar Cynthia.

Pihak Guiness World Records mengatakan, mereka memang belum mencatat programer termuda. "Kami mempersilakan keluarga Wasik untuk mengajukan klaim di situs web kami," jawab juru bicara Guiness World Records.

Sebagai orang tua yang memiliki anak berbakat, Cynthia mengakui Wasik adalah anak yang suka asyik sendiri dengan komputer. Mereka berjuang keras mengendalikan perilaku Wasik itu, yang terkadang menunjukan tanda-tanda keras kepala.

Wasik yang masih anak-anak suka seenaknya melakukan caranya sendiri untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan. "Terkadang dia tidak mau makan jika tidak diberi kesempatan menggunakan komputer," tambah Cynthia.

Dia berpendapat, Wasik harus punya keseimbangan yang tepat dalam hidup. Karena itulah perlu diterapkan disiplin dan fokus yang jelas. Orangtua juga selalu membimbing Wasik agar sering bermain dengan teman seusianya, seperti bermain sepak bola.

"Kami ingin menjadikan Wasik pribadi yang tetap membumi. Dan saat dia tumbuh besar, dia akan tahun bahwa dirinya diberkati bakat yang tidak boleh disia-siakan," harap Cyntia.

Sebagai ibu, besar harapan Cynthia agar Wasik bisa menjadi seorang ilmuwan komputer besar dan membantu memperkenalkan episode baru di dunia cyber.

Sumber : kompas.com
Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

6 Alasan Tidak Lagi Memakai BB

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN

Sejak memutuskan tidak lagi menggunakan perangkat BlackBerry, saya banyak ditanya teman dekat mengenai keputusan itu. Mereka seolah-olah terpukau.

"Emang lo bisa nggak pakai BB? Yakin?"

Pertanyaan di atas bukan tanpa sebab. Penduduk kelas menengah ke atas Indonesia, khususnya Jakarta memang mayoritas menggunakan BlackBerry sebagai telepon seluler utama mereka dalam berkomunikasi satu sama lain.

Tidak lagi menggunakan BlackBerry seakan meninggalkan sebuah saluran tempat kita terhubung dengan hampir seluruh orang di lingkungan terdekat.

Namun toh setelah dua bulan tidak lagi menggunakan BlackBerry, saya masih hidup normal. Semuanya baik-baik saja.

Mengapa saya mengucapkan selamat tinggal BlackBerry? Berikut alasannya.

1) Jaringan sering bermasalah 
Dua tahun lebih saya menggunakan BlackBerry sebagai perangkat utama, dua tahun pula saya harus berurusan dengan jaringan BlackBerry yang sering kali bermasalah. Entah siapa yang salah — operator lokal atau jaringan BlackBerry — komunikasi melalui BlackBerry Messenger kerap tersendat.

Akibatnya, pesan yang saya kirim lambat sampainya, mengakses Internet pun susah bukan main. Email? Sering tidak masuk.

Padahal sebagai pengguna BlackBerry, koneksi Internet adalah tumpuan utama komunikasi. Tanpa Internet, apa gunanya saya pakai BB? Hampir tidak ada.

2) Ketergantungan pada BBM 
Saking banyaknya BlackBerry digunakan, BlackBerry Messenger (BBM) menjadi alat komunikasi utama, menggantikan telepon. Alasannya mudah saja, BBM jauh lebih mudah dan murah dibanding telepon.

Banyak orang menganggap nomor telepon adalah perihal pribadi, namun tidak PIN BBM. Mereka lebih nyaman membagikan PIN BBM daripada memberikan nomor telepon.

Padahal BBM ternyata bukan tanpa cacat. Seperti saya sebutkan di poin satu, BBM juga sering mengalami masalah. Pengiriman pesan di BBM sering mengalami keterlambatan (pending messages) yang membuat gusar, apalagi jika dalam keadaan darurat.

3) Semua benci Broadcast Message 
Pernahkah Anda menerima BM berisikan "Test Contact, pls ignore.", atau "Teruskan pesan ini jika tidak kamu akan melarat seumur hidup", atau "Add temen aku yah, Joni, 21, ganteng!"?

Entah teknologi yang terlalu canggih, atau masyarakat Indonesia yang terlalu, ehm, kreatif. Fitur Broadcast Message yang memungkinkan Anda mengirim pesan ke seluruh kontak, sering disalahgunakan.

Bagi beberapa orang, mungkin hal semacam ini lucu, tapi saya tidak. Bayangkan bila 10 orang senantiasa terus-menerus mengirim pesan semacam ini setiap hari. Tidakkah kamu merasa terganggu?

Ada yang bilang, smartphone harus dimiliki oleh smart user (pengguna pintar). Namun sayangnya, untuk membeli smartphone orang tidak perlu ikut ujian terlebih dahulu.

4) Spesifikasi perangkat terbatas 
Masalah klasik BlackBerry adalah spesifikasi mesinnya yang terbatas. Untuk informasi, seluruh aplikasi di BlackBerry akan disimpan di dalam memori internal, bukan eksternal alias kartu memori.

Bayangkan sebuah mesin yang harus bekerja keras menjalankan begitu banyak aplikasi, namun hanya diberikan kapasitas otak kecil. Tak heran perangkat BlackBerry sering hang, dan kadang terasa panas.

Solusinya adalah mengutak-atik sistem operasi bawaan BlackBerry — dengan mematikan banyak fungsi dan sistem yang sebenarnya tidak dibutuhkan seperti pilihan bahasa, ringtone, dan software bawaan. Teknik yang lebih dikenal dengan nama “shrink OS” ini tidak mudah dilakukan sendiri. Salah-salah BlackBerry kamu bisa mati total.

5) Minim inovasi 
Entah karena inovasi dari RIM yang kurang, atau memang kebutuhan pengguna yang tidak meningkat, BlackBerry jarang sekali melakukan inovasi signifikan pada setiap perangkat barunya.

Berbeda dengan kompetitor, RIM seakan sadar betul bahwa tanpa perlu menambah kamera menjadi 10MP, atau kapasitas memori jadi 2GB, pengguna mereka akan tetap setia.

Konsumen BlackBerry umumnya membeli BlackBerry jenis terbaru hanya karena faktor gaya saja. Jarang yang membeli BlackBerry karena prosesornya lebih canggih, atau kameranya lebih bagus, atau OS-nya baru (malah sangat sedikit di antara mereka yang tahu bedanya OS BlackBerry).

6) Fungsinya bisa didapat di ponsel lain 
BlackBerry bukan satu-satunya telepon seluler di dunia ini. Bahkan, BlackBerry bukan satu-satunya ponsel pintar. Hampir seluruh fungsi yang dijalankan BlackBerry dapat dijalankan juga di ponsel pintar lain.

Telepon, SMS, email, jejaring sosial, kamera, merekam video, hingga mengedit foto bahkan bisa diproses dengan lebih baik di ponsel pintar lainnya. Sebut saja iPhone yang dapat mengambil foto dengan kualitas lebih tinggi. Dan Samsung Galaxy yang memiliki prosesor dengan kapasitas proses jauh di atas BlackBerry.

Salah satu fitur populer BlackBerry, BBM pun bukan tanpa kompetitor. Di saat RIM masih bergelut dengan lambatnya koneksi lokal, beberapa layanan di luar BBM semakin berkembang. Sebut saja Line, WhatsApp, Skype, KakaoTalk, hingga Yahoo! Messenger.

Itulah beberapa alasan saya meninggalkan BlackBerry. Kamu punya pendapat lain? Atau kamu justru berpendapat bahwa menggunakan BlackBerry adalah solusi yang tepat? Atau ada komentar lain dari Anda ? :D

Sumber : yahoo.com
Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Urine Anda bisa jadi BBM, Mau ?

Belanda, SUARA PEMBANGUNAN

Di tengah hiruk-pikuk itu ribet BBM, tiba-tiba dari Belanda terdengar kabar ada penemuan baru. Para ilmuwan di sana tengah mengolah urin alias air seni alias air kencing manusia sebagai energi alternatif pengganti BBM.

Berita dahsyat itu pertama kali disiarkan oleh Radio Nederland.  Para ilmuwan Negeri Oranye telah berhasil menguji kekuatan si “air kuning”. Kabarnya, hasilnya amat menjanjikan.

Adalah Universitas Teknologi Delft dan lembaga penelitian DHV yang mengembangkan teknologi pemrosesan urin ini. Baru-baru ini, mereka berhasil mendaftarkan paten temuan ini di China, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Eropa. "Kami memproses urin yang dikumpulkan secara konvensional dan kimiawi," kata Andreas Glesen, Manajer Inovasi DHV Research.

Menurut Thiss Westerbeek, jurnalis Radio Nederland di Belanda, bahan bakar urin ini telah memasok energi setara 110 ribu Megawatt di 30 ribu rumah atau seluas satu kota kecil. Jika produksi urin ditingkatkan, para periset memprediksi daya yang dipasok bisa digenjot hingga lima kali lipat untuk jumlah rumah yang sama. Dan ini yang terpenting, tak cuma bisa dipakai untuk memasak, “energi kuning” ini dapat digunakan sebagai BBM alternatif untuk menggerakkan mobil bertenaga listrik.

Proses mengubah urin menjadi sumber energi alternatif ini cukup “sederhana”. Air seni mengandung senyawa amonia. Jika dipanaskan secara perlahan, urin akan berubah menjadi gas amonia. Gas tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sel bahan bakar (fuel cell), sejenis generator, dan kemudian digunakan untuk memproduksi energi lisrik. (lihatInfografik: Dari Urin ke Energi Listrik)

Jika pasokan urin dijaga selalu tersedia, energi listrik pun bisa diproduksi terus-menerus, setiap saat. Inilah keunggulan teknologi ini dengan energi yang dikonversi dari angin dan matahari, yang amat bergantung pada kondisi alam.

Sudah begitu, bahan sisa pemrosesan urin, asam fosfat, juga bisa digunakan untuk membuat pupuk urea yang tak berbahaya karena tak mengandung bahan kimia.

Temuan ini akan dibuka untuk para investor. Meskipun biaya awalnya cukup tinggi —tak dijelaskan berapa-- namun investasi selangit itu diproyeksikan sudah akan kembali dalam waktu 8-10 tahun. Di Belanda, jangka waktu seperti itu dianggap masih masuk akal dan bisa diterima dunia bisnis. “Penelitian ini dibiayai oleh pemerintah,” ujar Thiis.

Keseriusan Belanda mengolah air seni bisa ditarik lebih jauh ke belakang. Seperti dilansirCSIR e-News, untuk mengambil kekuatan “si kuning”, sejak tahun 2006 mereka telah mengembangkan teknologi yang dapat memisahkan air dari urin di toilet. Teknologi ini dikembangkan Dr. Jac Wilsenach. Gelar doktornya dia dapat dari Universitas Delft.

“Kita harus melihat urin sebagai sumber daya ketimbang limbah,” begitu kata Wilsenach yang kini bekerja sebagai peneliti senior CSIR Natural Resources and Environment.

Menurut dia, sebagai limbah kebanyakan urin mengandung 80 persen nitrogen, 50 persen fosfat, dan 70 persen potasium. Untuk memisahkan zat-zat itu dari air urin diperlukan toilet pemisah khusus. Maka, dia pun menciptakan toilet spesial yang diberi nama “NoMix.” Kendalanya, untuk mendapat bahan baku urin segar, jutaan rumah harus dibuat untuk mengganti toilet lama mereka dengan Nomix. Ini tentu bukan pekerjaan mudah.

Wilsenach tak hilang akal. Bekerja sama dengan pemerintah lokal, dia akan memasang "NoMix" di tempat-tempat umum: di blok perkantoran, sekolah, mal, dan bandara. Di area publik itu urin melimpah ruah, dan selama ini terbuang percuma. Dari situlah terbuka lebar untuk memproduksi energi alternatif dari urin jadi terbuka lebar.

Amerika Serikat
Diam-diam, teknologi ini tak hanya dikembangkan di Belanda, tapi juga di sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Meksiko, dan Skotlandia.

Di Amerika Serikat, pelopornya adalah Profesor Gerardine Botte dari Universitas Ohio. Pada tahun 2009, ia melihat ada tiga kelemahan dalam bahan bakar fosil. Pertama, tidak bisa atau sulit diperbarui. Kedua, proses eksplorasinya butuh biaya besar. Dan ketiga, emisi gasnya terbukti menyebabkan peningkatan pemanasan global.

Dia juga melihat kelemahan bahan bakar hayati (bio-fuel). Sebab, di masa depan ini akan menyebabkan perebutan antara kebutuhan akan makanan dan bahan bakar.

Maka, dia pun melirik urin. Dia melihat kemungkinan urin menjadi sumber energi masa depan buat kendaraan berbahan bakar hidrogen.  

Botte melihat urea adalah zat terbanyak di urin. Urea itu merupakan sumber potensial untuk dikonversi jadi hidrogen. Lantas, dia memanfaatkan teknologi elektrolit untuk menghasilkan hidrogen dari air seni. Setiap molekul urin mengandung empat atom hidrogen. Jumlah ini lebih banyak dibanding hidrogen yang dikandung air. Dalam perhitungannya, seperti dikutip wired.com, mengolah hydrogen dari urin lebih efisien biayanya ketimbang dari air. Listrik yang digunakan juga hanya 0,37 volt, sementara dari air memerlukan 1,23 volt.

Urin juga melimpah. Saban hari setiap orang mengeluarkan urin sebanyak 0,9 sampai 1,5 liter per hari. Kalikan saja dengan jumlah penduduk dunia yang berkisar 7 miliar. Dengan demikian, tersedia 7 miliar liter urin segar setiap hari untuk dikonversi menjadi hidrogen.

Kini, Botte tengah difasilitasi Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk membuat kendaraan tempur ringan berbahan bakar hidrogen dari urin. “Dengan demikian, tentara di lapangan bisa membawa BBM-nya sendiri,” kata Botte seperti dikutip Discovery News. Itu bukan guyonan, karena memang bisa jadi persoalan serius di medan perang yang sulit, seperti gurun atau hutan.

Inggris
Di negeri Big Ben, BBM-urin diteliti Dr. Ioannis Jeropoulos dan timnya dari Universitas West England, Bristol. Menurut The Guardian, dia telah mempublikasikan hasil risetnya di Journal of Physical Chemistry.

“Urin secara kimia sangat aktif, ” kata Dr. Jeropoulos. Menurut hitungan dia, tiap manusia memproduksi urin sebanyak 6,4 triliun liter urin per tahun. Jumlah itu lebih dari mencukupi untuk mensuplai teknologi Microbial Fuel Cell (MFC) atau sel bahan bakar mikroba yang tengah dia kembangkan.

Penelitiannya sudah berjalan tiga tahun. Dia menggunakan energi MFC dari urin untuk menggerakkan robot EcoBot III yang dia rancang bersama peneliti Bristol Robotics Laboratory. Dia melihat urin banyak mengandung nitrogen, urea, klorida, kalium dan bilirubin. Ini material yang sangat baik untuk sel bahan bakar mikroba. Menurut dia, 25 mililiter urin yang disuntikkan ke kotak anoda bisa menghasilkan daya 0,25 megawatt listrik--cukup untuk menyalakan alat bantu pendengaran selama tiga hari.

Meksiko
Diungkap Space Safety Magazine, Badan Luar Angkasa Meksiko pun rupanya tengah meneliti kegunaan urin untuk kepentingan penjelajahan luar angkasa. Penelitian itu dipimpin Prof. Gabriel Lunar Sandoral. Dia meneliti urin untuk menghasilkan hidrogen dan oksigen untuk dimanfaatkan di luar angkasa. Hidrogen bisa dijadikan bahan bakar pesawat luar angkasa, sementara oksigen—tentu saja--untuk bernafas. NASA sendiri sejauh ini baru mengolah urin menjadi air minum.

Skotlandia
Di negeri “Brave Heart”, penelitian air seni untuk menjadi pengganti BBM tengah dilakukan di Fakultas Teknik dan Ilmu Fisika Universitas Edinburgh. Dua orang doktor kimia di universitas itu, Shanwan Tao dan Rong Lan, mendapat hibah 130 ribu pounds untuk melakukan riset penting tersebut.

Indonesia
Lantas bagaimana di negeri yang riuh dengan soal harga BBM ini?

Kepala Divisi Energi Baru dan Terbarukan Teknologi Pengembangan Sumber Daya Energi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Ir. Erlan Rosyadi M.Eng, garuk-garuk kepala. “Riset urin? Tidak pernah kita melakukan itu,” ujarnya kepada VIVAnews (lihatEnergi Alternatif, Dari Kakus ke Dapur).

Hal senada disampaikan Dr. Neni Sitawardani, peneliti fisika senior di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menurut dia, urin belum diteliti sebagai alternatif pengganti BBM.

Urin, jelas Dr. Neni, baru dimanfaatkan untuk membuat pupuk. Salah satu yang memeloporinya adalah sebuah pabrik pupuk di Indramayu. Petani di sekitar pabrik itu menggunakan pupuk urin itu. “Hasilnya cukup bagus,” kata Neni. Selain mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, para petani mengaku padi yang dihasilkan lebih pulen dan manis.

Nah!  daripada ribut terus tak berkesudahan, kenapa tak segera saja meneliti dan memanfaatkan air kencing 250 juta penduduk negeri yang amat haus BBM ini?

Sumber : vivanews.com
posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Gempa Aceh 2012 Tidak Banyak Kerusakan, Kenapa?

Jakarta - SUARA PEMBANGUNAN

Gempa berkekuatan 8,6 skala richter (versi USGS) membuat Aceh, Sumatera, kembali dalam sorotan. Banyak pihak yang masih bersyukur karena gempa berkekuatan besar tersebut tidak menimbulkan banyak kerusakan seperti gempa tsunami 2004.

Saat gempa 2004, Serambi Mekah luluh lantak. Ratusan ribu jiwa menjadi korban. Lalu timbul pertanyaan, kenapa gempa besar kali ini tidak merusak? Pertanyaan ini tentu saja bukan berharap ada kerusakan parah, tetapi lebih didorong bagaimana penjelasan ilmiahnya.

Jawaban tersebut diungkapkan peniliti Bidang Dinamika Bumi dan Bencana Alam Puslit Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Nugroho Hananto. Menurutnya, gempa 11 April kemarin terjadi di kedalaman 10 hingga 30 kilometer di oceanic basin atau kerak samudera yang jaraknya sekira 120 kilometer luar zona subduksi di Sumatera. Zona subduksi adalah pertemuan lempeng Indoaustralia dan lempeng kontinental Eurasia.

Kata Nugroho, gerak gempa 11 April bersifat bergeser, bukan turun-naik, meskipun ada beberapa komponen yang turun. “Sehingga tidak membuat tsunami,” jelas Nugroho, dalam diskusi gempa dengan wartawan di Bandung, Kamis 12 April kemarin.

Sumber gempa 11 April jauh di luar zona subduksi. Akibatnya energi gempa harus melewati banyak material dasar laut termasuk meloncati zona subduksi. Gelombang gempa tersebut harus melewati batuan yang memiliki daya hantar energi berbeda. Sehingga gelombang gempa bisa diserap atau diperkuat.

Nugroho melanjutkan, perjalanan energi melalui berbagai media itulah yang membuat getaran gempa 11 April tidak terlalu besar. Ketika energi sampai ke daratan, kekuatannya diperkirakan sebesar 3 sampai 4 MMI (besaran gempa yang dirasakan manusia).

"Jika media atau jalan gempanya keras, misalnya berupa bebatuan keras, energi gempa akan makin kuat. MMI yang dihasilkan bisa besar. Tetapi sebaliknya, jika media itu lunak, energi gempa akan melemah ketika samapai di daratan," paparnya.

Lanjut dia, gempa di kerak samudra itu melewati jalan yang berbeda-beda. Gempa harus masuk ke dalam zona subduksi yang berupa remukan-remukan sedimen, batuan kerak samudra, sehingga bisa jadi meredam getaran yang dirasakan. Sedangkan jarak pusat gempa dari muka subduksi mencapai 120 kilometer.

“Gempa 11 April selain jauh juga ada faktor lain yang memperlemah energi. Energi gempa 11 April berhenti di muka subduksi itu,” jelasnya.

Maka, kata Nugroho, berbicara gempa aceh 11 April tentu berbeda dengan kasus gempa Aceh 2004 yang terjadi di megatrush dalam zona subduksi di 30 kilometer permukaan dasar laut. ” Jadi kita bicarakan dua evet yang beda. Antara April 2012 dan gempa Aceh 2004, itu dalam dua sistem berbeda,” katanya.

Berbeda dengan gempa Aceh 2004 yang menghasilkan MMI yang sangat besar. Selain itu, gempa juga menghasilkan tsunami yang sangat besar, yang menjalar dari Aceh hingga pulau Andaman samudera hindia. Gempa ini terjadi di dalam penunjaman lempeng, yang bergerak adalah megatrush di dalam zona subduksi.

Energi gempa Aceh 2004 menjalar lewat patahan-patahan yang kuat sehingga menghasilkan MMI yang hebat. Meski sudah melewati 1.300 meter sejak dari pusat gempa, energinya tetap masih kuat. Patahan tersebut disebut West Andaman Fault yang mengara ke utara. Waktu itu, pascagempa 2004 LIPI mencatat kegempaan susulan hingga tiga bulan ke depan, meski skalanya kecil-kecil.

Dia menyimpulkan, adanya gempa di Aceh yang berasal dari dua sistem yang berbeda membuktikan bahwa sumber gempa itu banyak. Selama ini, potensi gempa di Sumatera bersumber dari zona subduksi dan sesar besar Sumatera. Dengan adanya gempa 11 April kemarin menunjukkan bahwa kerak samudera juga berpotensi menyebabkan gempa besar, meskipun dampaknya relatif kecil di daratan.

Namun, dari mana pun sumber gempanya masyarakat diimbau tetap waspada. Jangan berpikir jauh tidaknya sumber gempa, tetapi bagaimana cara mengevakuasi diri yang efektif. “Masih ada potensi gempa lain yang mungkin kita belum kenal. Masyarakat harus patuh pada otoritas (gempa) yang ada dan tetap waspada,” pungkasnya.

Sumber: www.sindonews.com
Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Tips Antisipasi Puting Beliung

Jakarta - SUARA PEMBANGUNAN
Puting beliung kerap melanda di beberapa daerah belakangan ini. Menimbulkan kerusakan, bahkan korban jiwa. Karena sifatnya yang sulit diprediksi, masyarakat kerap panik ketika angin kencang terjadi di lingkungannya.

Berikut tips dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi puting beliung:

Untuk mengantisipasi puting beliung, BNPB dan BMKG menjajaki kerjasama untuk mengkaji fenomena puting beliuang. Diharapkan sistem peringatan dini dapat dihasilkan. Meskipun cukup sulit memprediksinya karena sifat puting beliung sangat lokal dan sesaat. Berbeda dengan iklon tropis yang relatif mudah dideteksi dari satelit. Umur siklon tropis yang berkisar 10 hari dan luasnya regional mudah dikenali. Sedangkam puting beliuang hanya 5-10 menit dan sangat lokal sehingga sulit dideteksi. Jaringan radar cuaca milik BMKG yang terdapat di sebagian besar bandara akan digunakan untuk mengidentifikan potensi puting beliung.

Belum adanya teknologi peringatan dini tersebut. Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan kewaspadaannya. Kesiapsiagaan individu adalah hal yang penting. Puting beliung umumnya muncul saat cuaca mendung gelap dan awan Cumulonimbus melimpah. Ketika terjadi angin dingin dan cukup kencang (downdraft), usahakan tidak berada di sekitar pohon, papan reklame, atap bangunan yang kurang kuat. Berlindunglah di dalam bangunan yang kokoh.

Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Sumber: www.pelitaonline.com
Posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday66
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week224
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2392
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153595

We have: 28 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017