10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Teknologi

Fitur Baru Facebook

California, SUARA PEMBANGUNAN.

Facebook diam-diam meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan pengunanya menemukan teman atau pengguna Facebook lain yang berada dekat dengannya. Fitur ini disebut dengan Find Friends Nearby (FFN).

Dikutip dari situs teknologi TechCrunch, Senin, 25 Juni 2012, layanan ini dapat diakses via mobile web ataupun aplikasi Facebook di perangkat iOS dan Android.

Dengan layanan ini pengguna dapat menemukan pengguna lain yang bahkan tidak dikenalnya, selama mereka membuka platform FFN atau halaman fb.com/ffn.

Untuk pengguna aplikasi Facebook di iOS dan Android, layanan ini dapat diakses dengan membuka Menu dan memilih opsi "Find Friends" pada kolom Apps, dilanjutkan dengan memilih "Other Tools" dan terakhir "Find Friends Nearby".

Insinyur Facebook yang mendesain fitur ini, Ryan Patterson, menyatakan layanan tersebut efektif digunakan saat pengguna berada dalam kelompok yang baru ia kenal dan ingin tetap berhubungan dengan mereka.

"Ini menawarkan cara yang sangat mudah untuk bertukar informasi kontak dengan banyak orang sekaligus dan meminimalkan masalah," ujarnya.

Fitur baru ini muncul dua bulan setelah Facebook mengakuisisi Glancee, aplikasi yang mengandalkan lokasi untuk menemukan dan menghubungkan pengguna dengan temannya.

Sebelumnya Facebook juga telah memiliki fitur berbasis lokasi, yaitu Facebook Check-In. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat tempat mana saja yang telah dikunjungi temannya yang mengaktifkan layanan ini.

Sumber : tempo.co.id

Password Orang indonesia Paling Mudah Dijebol Hackers

London, SUARA PEMBANGUNAN.

Setiap orang tentu berusaha membuat kata kunci seaman mungkin untuk melindungi akunnya. Namun terkadang password yang kita pilih dengan berbagai pertimbangan, supaya mudah diingat misalnya, justeru membuat akun gampang dibajak.

Temuan ilmuwan komputer dari Universitas Cambridge, Inggris, Joseph Bonneau menunjukkan Indonesia adalah negara dengan pengguna password yang paling mudah ditebak.

"Mereka membuat kata kunci yang mudah sekali ditebak," kata Bonneau.

Dalam penelitian yang dipaparkan pada sebuah simposium Security and Privacy di San Francisco beberapa waktu lalu, Bonneau mengambil seribu sampel dari 69,3 juta pengguna akun Yahoo! di berbagai negara. Antara lain, Indonesia, Jerman, Korea, Cina, Italia, Vietnam, Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Menurut dia, sebanyak 15 persen kata kunci yang digunakan pemilik akun Yahoo! di Indonesia bisa dipatahkan dengan menebak dari bahasa yang sama. Adapun 9,3 di antaranya bisa dikira-kira dengan memakai kamus "password" global.

Bonneau mengatakan password yang aman harusnya memiliki tingkat pengamanan sampai 32 bit. Artinya, enam karakter di dalam serangkai kata kunci terdiri dari kombinasi angka dan huruf.

Oleh karena itu, ia menyarankan para pengguna kartu kredit mestinya memakai kata kunci yang kuat ketimbang password standar "123456".

Sementara negara dengan pengguna password paling kuat adalah Cina. Di negeri itu, ia hanya bisa membobol 4 persen saja dengan memakai bahasa setempat, dan 2,9 persen jika menggunakan kamus "password" global.

Selain itu, Bonneau menambahkan pengguna komputer berusia lanjut, di atas 55 tahun, justeru memiliki password yang lebih kuat ketimbang pengguna komputer berusia muda. Mereka yang secara rutin mengganti password juga memiliki kata kunci yang kuat.

"Kata kunci yang benar-benar aman adalah password yang lebih pernah dipakai siapapun," ujarnya.

Sumber : tempo.co.id

Transitnya Planet Venus

Bandung, SUARA PEMBANGUNAN.

Fenomena astronomi yang cukup langka terjadi hari ini yaitu transitnya planet venus didepan lingkaran atau piringan matahari. Fenomena alam in tentu sajai menjadi bahan penelitian. Bahkan warga diberbagai daerah juga antusias menyaksikannya meski harus menggunakan alat bantu.

Warga Lembang Kabupaten Bandung Barat ini harus memakai kacamata khusus untuk melihat fenomena dimana planet venus berada didepan lingkaran matahari. Menurut peneliti Observatorium Bosscha, planet venus hari ini transit di matahari selama 6 jam, sejak pukul 05.14 WIB dan puncaknya terjadi pukul 08.40 WIB. Menurut peneliti Observatorium Bosscha, fenomena langka ini sebelumnya terjadi pada tahun 2004. Fenomena seperti ini dipredeksi baru akan kembali terjadi 100 tahun mendatang. 
Menurut peneliti, peristiwa langka ini sebenarnya hampir sama dengan fenomena gerhana matahari, namun karena planet venus terbilang kecil, maka sinar matahari ke bumi tidak terganggu. Saat peristiwa terjadi, matahari, venus dan bumi terletak segaris. 
Fenomena transit venus jadi pusat perhatian warga dikawasan Sleman, Yogyakarta Rabu pagi. Pengamatan dilakukan menggunakan teleskop dengan teknik proyeksi dan filter matahari. Sebagian yang lain mengamati transit venus menggunakan kacamata matahari. 
Meskipun hanya sebentar dan tertutup awan, warga Solo juga antusias menyaksikan fenomena transit venus. Para santri di pondok pesantren Al Salam Pabelan Sukoharjo ikut antusias menyaksikan proses transit planet venus, baik dengan kacamatan khusus maupun teropong. Posisi venus yang berada segaris dengan matahari kelihatan seperti nokta atau titik hitam kecil pada piringan besar matahari.

Sumber  : indosiar.com
Posting  : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Ilmuwan Berhasil Membuat Nyawa Tiruan

London, SUARA PEMBANGUNAN.

Benar-benar dahsyat temuan ilmuan ini. Bagaimana tidak, tidak main-main, mereka berhasil menciptakan nyawa tiruan. Apakah mereka mau menyaingi Tuhan? Terobosan baru ilmiah dilakukan ahli biologi berkewarganegaraan Amerika Serikat. Craig Venter berhasil menciptakan ‘kehidupan tiruan’ untuk kali pertama di laboratoriumnya. Sang ilmuwan tersebut, menyangkal bahwa dirinya mempermainkan Tuhan dengan karyanya itu.

Penciptaan sel sintetik yang digambarkan sebagai sebuah tonggak bersejarah dalam ilmu pengetahuan oleh seorang ahli asal Inggris itu, merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dari penelitian yang berlangsung selama 15 tahun oleh ahli rekayasa genetik, Dr Ventern.

Dia mengembuskan nyawa ke tubuh bakteri menggunakan gen yang disatukan melalui proses di laboratorium dalam sebuah konsep pengembangan, dengan tujuan utama untuk membuat organisme material genetik. Termasuk di dalamnya, pembuatan organisme tiruan yang didesain untuk tugas-tugas khusus seperti membuat vaksin atau membersihkan polusi.

Tapi beberapa ahli melihat adanya potensi bahaya dalam temuan tersebut. Misalnya, nyawa sintetik bisa disalahgunakan untuk membuat senjata biologis.

Berbicara dalam program BBC2 Newsnight di Washington, Venter membantah tuduhan dirinya telah mempermainkan Tuhan. “Tuduhan itu selalu muncul setiap kali muncul terobosan baru di dunia medis atau ilmu pengetahuan yang terkait dengan biologi. (Penelitian) ini mempunyai tujuan kemanusiaan untuk mengontrol sifat alam. Itu sama seperti bagaimana kita menjinakkan hewan,” katanya.

“Ini adalah tingkat lebih tinggi dari pemahaman kita. Ini adalah tahap dimana kita bisa mulai memahami bagaimana kehidupan itu bekerja dan mungkin juga bagaimana kita bisa mengontrol sistem mikrobiologi untuk kepentingan kemanusiaan,” tambahnya.

Saat ditanya, teknik baru tersebut bisa dibeli oleh pemilik modal besar, Venter menjawab, teknologi tidak untuk diperjualbelikan. “Kami berupaya mengembangkan teknologi ini untuk memajukan bidang perlindungan vaksin. Kami akan menggunakannya untuk mengembangkan pemahaman dasar dari kehidupan sel,” jelasnya.

Venter juga menyangkal kekhawatiran sejumlah pihak bahwa teknologi itu akan digunakan sebagai bio terorisme. “Sebagian orang sepakat bahwa ada potensi yang berkembang, bahwa teknologi bisa digunakan untuk kekerasan. Tapi ada juga yang meyakini jika pengembangan ini sangat berpotensi untuk membantu kehidupan manusia,” paparnya.

Sumber :  http://inifakta.com juga dari kompas.com 
Posting :   This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Bumi Terancam 4.700 Asteroid

Survey terbaru NASA menyatakan kemungkinan planet Bumi telah ditembaki sejumlah sekitar 4.700 asteroid yang menimbulkan potensi bahaya. Selain itu, terdapat pula 1.500 bebatuan ruang angkasa yang besarnya lebih dari 330 kaki 200 meter) dan orbitnya cukup dekat dengan Bumi.Para ilmuwan khawatir bebatuan ini akan menabrak Bumi dan menimbulkan kerusakan di planet ini. "Akan ada kerusakan pada skala regional atau global jika tabrakan terjadi," kata juru bicara NASA seperti yang dikutip Space.com, Jumat (18/5).Asteroid yang berbahaya atau yang biasa disebut Odha itu adalah ruang batu di dalam orbit berjarak 5 juta mil (8 juta kilometer) dari Bumi. Bentuknya juga cukup besar. Saat ini baru 30% dari keseluruhan bebatuan yang sudah jelas terdeteksi radar NASA. Pengamatan ini berdasarkan pengamatan teleskop ruang inframerah oleh  Wide-Bidang Survey NASA Explorer Inframerah (WISE).

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday85
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week243
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2411
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153614

We have: 47 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017