10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Budaya

Mengaku Tobat, Nabi Palsu di Malaysia Dihukum 10 Tahun

Shah Alam. SUARA PEMBANGUNAN

Pengadilan Rayuan Syariah (Pengadilan Tinggi) Malaysia tetap menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun, denda RM16.500 dan enam kali cambukan terhadap Abdul Kahar Ahmad yang mengaku sebagai Rasul. Keputusan itu diambil bulat oleh majelis hakim syariah yang dipimpin Tan Sri Ibrahim Lembut dan dua hakim lainnya, Datuk Md. Yusop Che Teh dan Datuk Aidi Mokhtar.

Abdul Kahar, 62, terlihat tenang mendengar keputusan tersebut. Namun, sejumlah anggota keluarga, termasuk anak-anak tersangka yang menghadiri sepanjang proses persidangan tidak mampu menahan tangis.

"Nabi Melayu" ini kini ditahan di Penjara Kajang. Selain menjalahi hukuman tersebut, pengadilan juga memerintahkan terdakwa untuk dikirim ke Pusat Pemurnian Akidah Baitul Iman, Hulu Yam.

Terdakwa sebenarnya menyampaikan sudah bertobat dan insyaf. Meski begitu, hakim mengatakan bahwa pertobatan itu hanya bisa dibuktikan dengan amal saleh dan karena itu hakim tetap memberikan  keputusan berdasarkan fakta persidangan.

"Perlu diingat, bahwa hukum ini bertujuan untuk menyadarkan pelaku dan sekaligus memberikan peringatan kepada yang lainnya agar tidak melakukan perbuatan serupa," kata Majelis hakim seperti dilansir Metro.

sumber: www.jppn.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Kemendikbud Canangkan Program Wajib belajar 12 Tahun

Jakarta. SUARA PEMBANGUNAN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah mencanangkan kebijakan pendidikan menengah universal. Dalam kebijakan ini disebutkan perlunya wajib belajar 12 tahun.

"Kalau wajar sembilan tahun memang ada undang-undangnya. Sementara belum ada yang mengesahkan UU yang mengatur wajar 12 tahun. Maka dari itu, kami mencanangkan pendidikan menengah universal karena pemerintah paham betul pentingnya pendidikan bagi anak-anak itu," Kata Mendikbud Muhammad Nuh dalam rapat koordinasi yang diadakan di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (6/03).

Kebijakan ini dirancang sebagai bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui peningkatan lulusan SMA. Pendidikan menengah universal dicanangkan dengan biaya operasional sekolah hampir 90 persen ditanggung pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Kebijakan ini telah dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh kementrian pendidikan dan budaya, hari ini (6/3), dengan agenda rapat tentang paparan pendidikan menengah universal dan RUU pendidikan Tinggi.

Di tempat yang sama, Nuh juga bicara soal guru honorer. Menurut dia, masalah ini jadi perhatian, terutama seiring dengan program wajib belajar 12 tahun.

"Soal guru honorer jadi yaitu lah kompleksitas, saya masuk pun masalah ini sudah ada. bukan salah siapa-siapa," ungkap Nuh.

Menurutnya, permasalahan ini harus ditata sebagaimana mestinya. penataannya tersebut antara lain dengan kompetensi yang harus dipegang teguh, distribusi penempatan, kesejahteraan dan perlindungan serta karir para guru honorer.

"Jika kita ingin menyelesaikan masalah ini, kita harus memegang teguh tiga itu," tambahnya.

sumber: www.detik.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Masjid di Amerika Terus Bertambah

Washington. SUARA PEMBANGUNAN

Kabar baik bagi Muslim di Amerika. Sebuah laporan survei menunjukkan jumlah masjid makin banyak dan radikalisme berkurang.

Laporan US Mosque Survey 2011 menyebutkan ada 2.106 masjid di 50 negara Amerika Serikat (AS) dan District of Columbia.

Jumlah ini naik 74% dibandingkan 1.209 masjid pada 2000, setahun sebelum tragedi 9/11 pada 9 semptember 2011.

“Selama satu dekade terakhir, jumlah masjid tumbuh di AS tumbuh dengan pesat,” demikian studi lintas agama kongregasi Amerika, Faith Communities Today.

Laporan ini juga menyebutkan terjadi penurunan dalam jumlah radikalisme di kalangan pemuda-pemudi Islam Amerika.

sumber: www.inilah.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

SELAMATKAN DANAU RANU PANE

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN

Danau Ranupane yang berada di kawasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) saat ini mengalami pencemaran secara besar-besaran yang berasal dari limbah pertanian. Sedimentasi pada danau tersebut terpantau telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan serta dapat mengancam keberadaan danau yang terkenal sebagai “surga” bagi para pendaki Gunung Semeru.

Kepala Balai Besar TNBTS, Sutrisno mengatakan, tingkat erosi di danau tersebut cukup tinggi dan kalau dibiarkan akan berbahaya. Hal ini diperparah dengan pola tanam masyarakat sekitar yang tidak menggunakan teknik-teknik konservasi. Selain itu, di danau tersebut saat ini juga dipenuhi oleh gulma dan sampah. “Sekarang dibersihkan, besok kembali lagi,” kata Sutrisno (25/02).

Balai Besar TNBTS bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang dan Badan Kerjasama Internasional Jepang (JICA) tengah melakukan restorasi Danau Ranupane untuk mengembalikan kelestarian danau ini seperti semula. Salah satu kegiatan restorasi adalah dengan mengembalikan fungsi hutan dan ekosistem di sekitar danau serta memberikan pendampingan kepada masyarakat.

Masyarakat di sekitar danau, kata Sutrisno, perlu diberi pendampingan pengelolaan lahan dengan menggunakan teknik konservasi seperti membuat jebakan air, sumur resapan, serta ada saluran pembuangan air yang tidak masuk langsung ke danau. Hal ini untuk mengendalikan semua air hujan dan air dari lahan pertanian tidak masuk langsung ke danau.

Tim juga sedang melakukan riset untuk mencari apakah gulma air yang memenuhi danau ini dapat dimanfaatkan atau tidak. Sementara ini, tim restorasi sudah menemukan cara agar warga sekitar turut peduli dengan memanfaatkan lumpur sedimentasi sebagai batu bata agar dapat dimanfaatkan warga.

Ketua tim restorasi Danau Ranupane dari Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Luchman Hakim mengatakan, timnya bersama mahasiswa dan masyarakat sekitar setiap pekan selalu membersihkan gulma yang memenuhi danau.

Luchman menambahkan, pengerukan sedimentasi juga terus dilakukan karena sedimentasi di danau itu cukup parah. “Kalau tidak segera direstorasi, danaunya hilang, karena pendangkalan terjadi terus menerus,” kata Luchman menjelaskan.

Menurutnya, Danau Ranupane yang berada di jalur pendakian Gunung Semeru ini telah melekat di hati para wisatawan dan turis asing. Namun, kondisi pencemaran yang terjadi mengakibatkan air danau ini tidak layak konsumsi karena kandungan zat kimianya di luar ambang batas.

Warga sekitar danau saat ini hanya memanfaat air danau untuk mengairi sawah ketika musim kemarau. Air danau sudah lama tidak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan mandi seperti puluhan tahun lalu.

sumber: www.greennersmagz.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Novel digital Harry Potter sudah tersedia

Jakarta. SUARA PEMBANGUNAN

Film "Harry Potter" telah berakhir di bioskop, tapi ide dan pikiran sihir J.K. Rowling akan tetap hidup dalam perpustakaan dunia.

Distributor Inggris OverDrive telah membuat kesepakatan dengan Pottermore (toko online semua hal tentang Harry Potter) untuk mendistribusikan buku digital "Harry Potter" dan buku audio digital di sekolah maupun perpustakaan umum di seluruh dunia.

Kesepakatan itu membuat buku digital "Harry Potter" akan diterjemahkan lebih dari 20 bahasa dan didistribusikan ke seluruh jaringan pepustakaan global OverDrive yang saat ini berjumlah lebih dari 18.000.

Semua  novel Harry Potter yang ada tujuh seri  akan disertakan. Jadi, ini novel pertama yang bisa dipinjam dalam format digital di perpustakaan.

Novel "Harry Potter" yang telah terjual lebih dari 400 juta kopi di seluruh dunia diapresiasi karena dapat memancing minat membaca  anak-anak.

"Pengarang Harry Potter JK Rowling adalah fenomena sekali seumur hidup dan telah menjadi katalis yang signifikan untuk membaca dan melek huruf bagi generasi sekarang dan masa depan," kata CEO dan Presiden OverDrive Steve Potash.

sumber: www.antaranews.com

posting: This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday103
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week261
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2429
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153632

We have: 59 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017