10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Hukum

75 Th Bagi Pemerkosa Di Malaysia

Kuala Lumpur, SUARA PEMBANGUNAN.

Pengadilan Malaysia memvonis dua pelaku perkosaan anak di bawah umur dengan hukuman 75 tahun penjara. Aidil Rashid (36) bersalah atas 2 dakwaan pemerkosaan dan Lee Kwong Mun (38) bersalah atas 3 dakwaan pemerkosaan.

Seperti diberitakan Asia One, Rabu (13/6), kedua pelaku melakukan aksi bejatnya itu dalam waktu dan tempat yang berbeda tahun 2010 lalu di sebuah apartemen di kawasan Taman Industri, Lembah Jaya, Malaysia.

Aidil berprofesi sebagai penjual burger, sementara Lee berprofesi sebagai agen asuransi mobil. Mereka membujuk dua anak perempuan berusia 13 tahun dan 14 tahun, untuk berhubungan seks dengan iming-iming berupa kartu isi ulang pulsa.

Hakim Roszianayati Ahmad menyatakan, testimoni kedua korban menjadi bukti kuat bahwa pemerkosaan memang telah terjadi. Meski kedua terdakwa membantah dakwaan yang diajukan, namun hakim Roszianayati menilai penyangkalan keduanya tidak berdasar.

Dalam persidangan juga terungkap bahwa kedua pria tersebut juga memberikan bayaran sebesar 30 ringgit atau sekitar Rp 88 ribu kepada masing-masing gadis, usai melakukan aksi bejatnya tersebut.

Untuk setiap dakwaan masing-masing dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan hukuman cambuk sebanyak 2 kali. Jika ditotal, maka vonis hukuman yang mereka terima adalah 75 tahun penjara. Namun, hukuman tersebut akan dijalankan secara bersamaan sehingga masing-masing hanya menjalani masa hukuman selama 15 tahun dan 2 kali hukuman cambuk. [fu/pn]

Sumber : pesatnews.com

Buronan BLBI, Sherly Konjongian Ditangkap Interpol

Cengkareng, SUARA PEMBANGUNAN.

Sherly Kojongian, mantan direktur Bank Harapan Sentosa (BHS) yang buron dalam kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp 1,95 triliun tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (13/6).  Sherly  dibawa pulang ke tanah air setelah buron beberapa tahun dan ditangkap pihak Interpol di Amerika.

Saat datang di terminal 2 F, Bandara Soekarno Hatta, perempuan berambut panjang ini menggunakan kaca mata hitam dan jaket hitam.  Kuasa hukum Sherly,  Dea Tungga Esti saat ditemui di Bandara mengatakan pihaknya sebagai kuasa hukum akan meminta agar proses peradilan dibuka kembali.

Dea mengatakan bahwa ia bersama kuasa hukum yang ditunjuk Sherny diminta untuk melakukan segala upaya hukum baginya. Apalagi selama ini Sherny belum pernah mengikuti persidangan sekalipun hingga akhirnya vonis 20 tahun dijatuhkan kepadanya. "Dalam keadilan berdasarkan KUHP dimana tidak dikenal adanya peradilan tanpa dihadiri terdakwa, maka kami minta proses peradilan dibuka kembalin" kata Dea.

Hina Nabi, Gramedia Dilaporkan FPI ke Polisi

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Front Pembela Islam (FPI) melaporkan manajemen perusahaan penerbitan PT Gramedia ke Polda Metro Jaya, terkait penerbitan buku berjudul ‘5 Kota Paling Berpengaruh Di Dunia’ yang isinya diduga menodai agama Islam.

"Ada kalimat yang menyatakan Nabi Muhammad menjadi perampok dan perompak, kemudian menyerbu kalifah (pemimpin)," ungkap Jurubicara FPI Munarman di Markas Polda Metro Jaya, Senin (11/6).

Menurut Munarman, buku karangan Douglas James Wilson itu memuat perkataan yang menghina Nabi Muhammad SAW sebagai simbol ajaran agama Islam yang tercantum pada halaman 24.

Ia menilai, redaksional pada halaman 48 buku berjudul "5 Kota Paling Berpengaruh Di Dunia" sudah termasuk kategori tindak pidana penodaan agama berdasarkan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Mantan Ketua YLBHI ini pun berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan dugaan penodaan agama tersebut, dengan memeriksa penulis, editor, penerbit dan pihak yang terlibat pada produksi buku tersebut.

Munarman menambahkan, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah meminta pihak penerbit menarik buku tersebut. Sementara pihak pelapor mengadukan penerbit buku PT Gramedia dengan Pasal 156 huruf a juncto Pasal 157 dan Pasal 484 KUHP.

Sebelumnya, seperti dikutip arrahmah.com, Penerbit Gramedia Pustaka Utama akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui laman websitenya atas kelalaiannya menerbitkan buku yang dinilai telah menghina Nabi Muhammad SAW dan segera menarik buku tersebut dari peredaran untuk dimusnahkan.

“Dengan ini mewakili Penerbit Gramedia Pustaka Utama, kami mohon maaf sebesar-besarnya atas keteledoran kami telah menerbitkan terjemahan bahasa Indonesia “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia”, apa adanya, dari buku asli berjudul “5 Cities that Ruled the World”, karya Douglas Wilson.

Tidak ada unsur kesengajaan dalam hal ini, dan karena itu kami telah menarik buku tersebut, dan segera memusnahkannya.”

Terimakasih dan salam hormat,

Wandi S Brata,
Direktur Utama Gramedia Pustaka Utama

Permintaan maaf Gramedia Pustaka, penerbit yang bernaung di bawah KKG (Kelompok Kompas Gramedia)  ini disampaikan menyusul diterbitkannya buku berjudul “5 Kota Paling Berpengaruh Di Dunia” karya Douglas Wilson.

Douglas James Wilson, lahir 18 Juni 1953 sendiri merupakan  seorang pendeta dan pastur di Gereja Kristus di Moskow, ID dan seorang  dosen teologi di New Saint Andrews College.

Sebagaimana diberitakan, isi buku ini dinilai melukai perasaan kaum Muslim, karena penulis memberikan penghinaan kepada Nabi Muhammad Shallalu alaihi Wassalam.

Saat Membahas kota Yerusalem di halaman 24, tertulis "Selanjutnya Ia (Muhammad) memperistri beberapa wanita lain, Ia menjadi seorang perampok dan perompak, memerintahkan penyerangan terhadap karavan - karavan Makkah. Dua Tahun kemudian Muhammad memerintahkan serangkaian pembunuhan demi meraih kendali atas Madinah dan ditahun 630M ia menaklukkan Makkah."

Begitu pula pada halaman 25 alinea kedua dan ketiga, Di sana douglas menafsirkan bahwa agama yang dibawa Nabi Muhammad selalu ditegakkan dengan kekerasan pedang.

Tak ayal, hal tersebut memicu reaksi keras dari umat Islam setelah mengetahui resensi buku tersebut dari salah satu surat kabar nasional, salah satunya angota pengkajian Majelis Ulama Indonesia , Ustadz Fahmi Salim yang mengatakan bahwa buku ini sangat melukai perasaan umat Islam sebagai mayoritas penduduk di Indonesia. [ser/asf]

Sumber : pesatnews.com

Office Boy Tewas Di Kantor

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Sesosok mayat ditemukan di tangga darurat arah toilet di Gedung BRI, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Setelah dicek, mayat tersebut ternyata seorang office boy (OB) gedung tersebut.

"Tadi pagi ditemukan pukul 07.00 WIB. Mayat laki-laki, seorang office boy," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Suyudi Ario Seto, Jumat (8/6/2012).

Office boy tersebut diketahui bernama Edy Ridwan (48). Mayat Edy ditemukan dalam posisi telungkup. Polisi sudah memeriksa 3 saksi yakni Ibnu (33), seorang petugas cleaning service, Rusmini (42), seorang petugas housekeeping, dan Syahbuddin, seorang satpam BRI.

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan di mayat Edy. "Sementara dalam proses olah TKP dan jenazah dibawa ke rumah sakit," jelas Suyudi.

Sumber : Humas Polda Metro Jaya
Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

Mobil Dinas Polri Wajib Pakai Pertamax Mulai Hari Ini

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Terhitung sejak hari ini, seluruh mobil dinas anggota Polri di wilayah Jabodetabek dilarang menggunakan BBM bersubsidi. Hal itu diumumkan Mabes Polri terkait imbauan presiden SBY untuk melakukan langkah penghematan BBM dan energi di lingkungan instansi pemerintah, dan BUMN/BUMD, termasuk TNI dan Polri. 

"Terkait rencana penghematan BBM dan energi, untuk itu Polri mulai tanggal 1 Juni 2012, khusus di Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Depok, kendaraan dinas tidak diperkenankan untuk membeli premium yang bersubsidi," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Said Usman Nasution kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/6/2012).

Bahkan Saud menegaskan agar seluruh anggota Polri diwajibkan mengisi BBM kendaraan dinasnya di SPBU yang telah dimiliki Polri.

"Kepada anggota diwajibkan untuk mengisi kendaraannya dengan BBM di SPBU yang kita miliki atau SPBU yang telah kita titipkan minyak kita di situ. Jadi jika mau isi BBM di SPBU luar Polri, silahkan isi Pertamax atau BBM non subsidi," tegas Saud.

Saud juga mengatakan terhitung tanggal 1 Juli 2012 mendatang, jangkauan kebijakan ini diperluas hingga seluruh Jawa dan Bali.

"Terhitung 1 Juli 2012, kebijakan ini akan diperluas khusus untuk Jawa dan Bali. Semua membeli premium non subsidi," tegasnya.

Sedangkan untuk wilayah selain Jawa dan Bali, Saud mengatakan hal itu sedang dibahas, apakah akan diterapkan kebijakan yang sama dalam waktu dekat ini atau tidak. Karena penyaluran BBM yang sulit ke daerah-daerah tersebut.

"Sedangkan di luar wilayah itu, masih dibicarakan. Karena lokasi terbatas, jadi akan diatur segera," ungkap Saud.

Sumber : detiknews.com
Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it
Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday80
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week80
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2248
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153451

We have: 12 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017