10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Hukum

Pilot AS Dipaksa Turun Dari Wilayah Udara Kaltim

Samarinda, SUARA PEMBANGUNAN.

Pilot berkebangsaan Amerika Serikat yang melintas tanpa izin di wilayah udara Indonesia dan kemudian dipaksa mendarat di Bandara Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, kini ditahan di mes milik TNI Angkatan Udara, Balikpapan.

Pilot Cessna 208, Michael A Byod yang dipaksa mendarat pada Minggu itu terlihat menempati ruangan berukuran 5x5,5 meter di Mess Crew Pringgodani Lanud Balikpapan.

"Kami memperlakukannya dengan baik bahkan ditempatkan pada salah satu ruangan di Mess Crew Pringgodani Lanud Balikpapan tak jauh dari ruangan yang saya tempati," ungkap Komandan Lanud Balikpapan, Kolonel Penerbang Djoko Senoputro, kepada wartawan di Balikpapan, di sela-sela menerima inspeksi mendadak Komisi I DPRD Kaltim, Selasa (2/10/2012).

Selain berpendingin ruangan, kamar yang ditempati Michael A Boyd tersebut juga terlihat dilengkapi fasilitas kasur pegas (springbed) layaknya kamar penginapan kelas menengah ke atas.

"Bahkan, kami menawarkan burger dan berbagai makanan khas mereka tetapi dia menolak dan tetap memilih makanan yang kami siapkan. Jadi, kami memperlakukan dengan baik walaupun dia telah melakukan pelanggaran wilayah udara Indonesia," kata Djoko.

Walaupun ditempatkan di mes milik TNI AU, namun pengamanan terhadap Byod tetap ketat. "Kami tetap menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkanan dia melarikan diri," tegas Djoko.

Michael A Boyd, kata Djoko, akan dibebaskan setelah pihak perusahaan mengurus izin melintas di wilayah udara Indonesia. "Jika pihak perusahaan sudah selesai mengurus izin melintas wilayah udara Indonesia maka pilot itu akan segera dibebaskan. Jika besok dokumen itu selesai maka dia bisa langsung dibebaskan," kata Djoko tanpa bersedia merinci sanksi yang bakal dijatuhkan kepada sang pilot.

Pesawat Cessna yang dibawa Michael A Boyd dipaksa mendarat oleh dua pesawat tempur milik TNI AU dari Skadron 11 Makassar, Sulawesi Selatan, di Bandara Sepinggan Balikpapan, pada Minggu karena tidak memiliki izin melintas di wilayah udara Indonesia. Pesawat itu sebelumnya terbang dari Wichita, AS kemudian sempat singgah di Santa Maria California, Honolulu, Korsje dan terakhir di Singapura, selanjutnya akan diterbangkan menuju Papua.

"Pesawat tersebut akan dioperasikan di wilayah Papua oleh perusahaan Hawker Pasifik Jet milik PT Rajawali Dirgantara Mandiri. Namun, karena tidak memiliki izin terbang di wilayah udara Indonesia yang seharusnya melewati jalur udara Philipina dan Malaysia sehingga pesawat tersebut dipaksa mendarat," kata Djoko .

Tidak ditemukan benda ataupun barang mencurigakan pada pesawat. Pesawat tanpa penumpang itu, kata Danlanud Balikpapan, hanya berisi perlengkapan penerbangan, pakaian dan sebuah kamera.

Sumber : seruu.com

MA : Anand Krisnha Mencabuli Muridnya

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Setelah beberapa waktu diam, akhirnya Mahkamah Agung (MA) membeberkan alasan menghukum tokoh spiritual Anand Krishna. Dalam salinan putusan kasasi yang menghukum Anand 2,5 tahun tertulis Anand merupakan guru yang mencabuli muridnya.

"Menyatakan terdakwa Krishna Kumar Tolaram Gangti alias Anand Krishna telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai seorang guru melakukan perbuatan cabul secara berlanjut," demikian bunyi kasasi yang dilansir website MA, Jumat (20/9/2012).

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 2 tahun dan 6 bulan," sambung putusan yang dibuat ketua majelis hakim Zaharuddin Utama dengan dua hakim agung Achmad Yamanie dan Sofyan Sitompul.

MA mempertimbangkan alasan yang memberatkan yaitu sebagai seorang rohaniawan seharusnya Anand memberikan bimbingan dan perlindungan moral terhadap korban. Sedangkan yang meringankan yaitu terdakwa belum pernah dihukum dan berlaku sopan di persidangan.

Dalam putusan tersebut juga ditulis pertimbangan perbuatan cabul Anand kepada murid-muridnya secara detail dan rinci. Perbuatan cabul itu dilakukan pada 2009 di sebuah ruko di Fatmawati kepada Tara Pradipta Laksmi dengan mencium tangan, membelai, mencium pipi dan seterusnya bahkan hingga menggesekkan tangan Anand ke alat kelamin korban. Perbuatan ini dilakukan selama kurang lebih 2 jam.

Hal ini juga dilakukan terhadap murid-murid Anand lainnya secara berlanjut dengan pencabulan yang terus menerus. MA berkeyakinan menyatakan terbukti dakwaan alternatif ke II Pasal 294 ayat 2 ke 2 KUHP jo Pasal 64 ayat 1.

"Saksi tidak berdaya karena sesuai ajaran Anand, murid tidak boleh melawan guru," tandas putusan yang diketok pada 24 Juli 2012 lalu.

Seperti diketahui Anand ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap salah seorang muridnya, Tara. Lalu Anand dijadikan tersangka dalam kasus tersebut dan duduk sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada 22 November 2011, majelis hakim PN Jaksel yang diketuai oleh Albertina Ho memvonis Anand bebas. Anand tidak terbukti melakukan perbuatan asusila sebagaimana yang didakwakan. Jaksa lalu kasasi ke MA dan Anand dijatuhi hukuman 2,5 tahun. Mendapati vonis ini, Anand akan mengajukan upaya hukum luar biasa Peninjauan Kembali dan membawa kasus ini Mahkamah Internasional.

Sumber : detiknews.com

Mahfud MD : Setuju Koruptor Di Hukum Mati

Cirebon, SUARA PEMBANGUNAN.

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku sangat setuju dengan adanya fatwa untuk menghukum mati para koruptor di negeri ini.
Pernyataan Mahfud ini disampaikan untuk menanggapi salah satu fatwa yang dihasilkan dari Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat. Putusan tersebut adalah memberikan hukuman mati kepada koruptor.
''Fatwa NU agar koruptor dihukum mati melegakan,'' kicau Mahfud dalam akun Twitter-nya, Senin (17/9).
Mahfud mengatakan, fatwa ini diharapkan akan bisa berlaku bagi semua. ''Siapapun yang koruptor harusdigelandang ke pengadilan, tak boleh dibela,'' tegasnya.
Sehari sebelumnya Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU), Said Aqil Siroj, telah menegaskan hukuman matiini diberlakukan buat koruptor yang telah membangkrutkan negara. ''Dalam Alquran orang-orang yang merusaktatatanan hukum itu bisa dibunuh, disalip, di buang dari muka bumi ini. Mereka itu adalah yang sudahmengambil ratusan juta rupiah,'' kata Said Aqil.

Sumber : republika.co.id

Akhirnya Sutradara "Innocence" Di Tangkap

Los Angeles, SUARA PEMBANGUNAN.

Seorang pria yang dilaporkan bertanggung jawab atas posting video di youtube yang memicu protes di seluruh dunia, Nakoula Basseley Nakoula dilaporkan dijemput oleh kepolisian Los Angeles untuk dimintai keterangan.
Nakoula Basseley Nakoula, 55, dibawa ke sebuah kantor polisi di Cerritos, California, di mana ia diwawancarai oleh penyidik federal, ujar juru bicara kepolisian LA, Steve Whitmore saat dikonfirmasi.

Media dan aparat penegak hukum mengintai rumah yang dilaporkan dimiliki oleh Nakoula pada di selatan California selama sekitar 48 jam, sampai pria itu muncul dengan mengenakan mantel, topi, syal dan kacamata.

Nakoula ditemukan ketika dia meminta perlindungan penegakan hukum menyusul ancaman pembunuhan yang diterimanya sehubungan postingnya di YouTube. Nakoula bersembunyi setelah alamat rumahnya beredar di internet.

Media AS melaporkan, Nakoula pernah ditangkap karena penipuan bank pada tahun 2009 dan dihukum pada tahun berikutnya. Dia juga dihukum pada 1990-an atas tuduhan narkoba.

Sam Bacile diidentifikasikan sebagai pria kelahiran Kristen Koptik di Mesir pada tahun 2010 mendapat larangan lima tahun dari menggunakan "jasa online di setiap lokasi" tanpa persetujuan petugas percobaan nya.

Pihak berwenang menyelidiki apakah posting video di YouTube itu termasuk melanggar lima tahun masa percobaannya, pelanggaran yang oleh para ahli bisa mengakibatkan penahanan.

"Saya pikir itu bisa berarti berarti penjara, mengingat sifat dari keyakinan," kata Peter Keane, profesor hukum dan Dean Emeritus di Golden Gate University Law School di San Francisco.

"Filmnya itu melanggar Amandemen Pertama, tapi bisa menghadapi tujuh tahun atau penjara lebih lama karena melanggar masa percobaannya," kata Keane, mengacu pada perlindungan kebebasan berbicara dalam Konstitusi AS.

Dalam sebuah wawancara dengan Associated Press awal pekan ini, Nakoula awalnya membantah bahwa dia adalah Sam Bacile. Namun, pada hari Jumat pejabat penegak hukum AS mengatakan mereka yakin bahwa Nakoula bertanggung jawab atas video itu.

Menurut Keane, di samping setiap kemungkinan pelanggaran masa percobaannya untuk menggunakan Nakoula internet.

Mahfud. MD : Sertifikasi Ulama Melanggar HAM

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Wacana sertifikasi ulama yang digaungkan Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT), dinilai oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Hal ini disampaikan Mahfud seusai menyampaikan orasi ilmiahnya dalam Dies Natalis 56 Tahun Universitas Hasanuddin, di Makassar, Senin (10/9/2012).

"Sertifikasi ustadz itu berbahaya, di dalam Islam siapa pun dapat menjadi ustadz, orang yang mengerti satu ayat saja diharuskan berdakwah, saya sangat tidak setuju, negara malah menekan rakyatnya, bukan melindunginya. Ini melanggar HAM dan harus kita lawan, ini lebih orde baru dari orde baru," ujar Mahfud yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia ini.

Mahfud menambahkan, wacana sertifikasi yang akan dilakukan BNPT ini akan mengidentikkan ulama atau ustadz dengan teroris. Padahal, lanjut Mahfud, di Indonesia sangat banyak ustadz yang nasionalis. Apalagi jika sertifikasi ustadz tersebut dilakukan oleh polisi.

Sebelumnya, Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris menilai sertifikasi ustadz adalah salah satu cara mencegah ajaran radikal.

"Dengan sertifikasi, maka pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi," kata Irfan dalam diskusi Sindo Radio, Polemik, bertajuk "Teror Tak Kunjung Usai" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9) lalu.

BNPT sendiri, sudah melakukan pengamatan langsung ke dua negara yakni Arab Saudi dan Singapura. Hasilnya, kedua negara tersebut dinilai efektif menekan ajaran radikal.

Sumber : detiknews.com

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday96
mod_vvisit_counterYesterday158
mod_vvisit_counterThis week254
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2422
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153625

We have: 56 guests online
Your IP: 54.144.57.183
 , 
Today: Nov 20, 2017