10 akhir Ramadhan menunjukkan tingkat keimanan kita, sudahkah khatam Al Qur'an ? atau Ramadhan kali inipun berlalu seperti tahun lalu..

Politik

Kacamata Baca Untuk Lansia Dari Okky Asokawati

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Momentum reses adalah saatnya para wakil rakyat menyerap aspirasi konstituennya. Dan banyak cara dilakukan oleh para politikus sebagai wakil rakyat. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Okky Asokawati, Politikus PPP. Membagikan kacamata baca untuk para lanjut usia di Jakarta.

Anggota DPR dari Dapil Jakarta II (Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Luar Negeri) ini memanfaatkan momentum reses salah satunya untuk membagi kacamata baca untuk para lansia. "Saya sebarkan kurang lebih 200 kacamata baca untuk para lansia. Di Cikini dan Duren Tiga," kata Okky kepada kepada wartawan, Rabu (7/11/2012).

Menurut dia, di Ibu Kota Jakarta, masih banyak Lansia yang belum memiliki kacamata baca. Situasi demikian, kata Okky, belum disentuh oleh pemerintah. "Para lansia ini belum disentuh secara signifikan oleh pemerintah," tambah mantan peragawati ini.

Menurut Okky, harapan hidup saat ini semakin panjang, akibatnya populasi lansia juga kian banyak. Dia mengaku, respons para lansia cukup antusias saat menerima kacamata baca. "Saya berencana melakukannya kembali hal yang sama di masa-masa reses yang akan datang," cetus Okky. Dia menyebutkan, tak sedikit dari ibu-ibu lansia meminta kacamata baca untuk diberikan kepada suaminya.

Sumber : Inilah.com

PPP: Media Seharusnya Mengembangkan Berita Sehat

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Menjawab soal Rombongan Jumbo Menag Ke Mekkah, Sekjen PPP Mochammad Romahurmuziy menegaskan, 34 orang yang tergabung dalam rombongan haji bersama Menteri Agama Suryadharma Ali tidak menggunakan uang negara. Menurut dia, rombongan itu menggunakan agen travel swasta, Al Amin, atas biaya sendiri.

Dengan menggunakan ONH plus, menurut Romahurmuziy, rombongan itu tidak masalah menginap di hotel berbintang. Kabarnya, rombongan itu menginap di Hotel Hilton.

Berikut penjelasan Sekjen PPP Mochammad Romahurmuziy:

1. Adalah fitnah bahwa rombongan tersebut dibiayai oleh APBN. Rombongan selain pegawai negeri kementerian agama yang memang dalam tugas penyelenggara negara dan tim amirul haj yang ditempati ulama-ulama yang mulia, membiayai dirinya masing-masing sebagai jemaah ONH plus melalui sebuah travel swasta.

2. Adalah sebuah kewajiban, jemaah yang berangkat menggunakan ONH plus ditempatkan pada sebuah hotel berbintang, sebagaimana ditentukan demikian secara umum oleh Kementerian Agama kepada seluruh penyelenggara haji plus tanpa kecuali.

3. Pemberitaan tentang hal tersebut, sudah missleading, menyudutkan, dan mengandung framing, sebagai bagian dari pendiskreditan partai-partai berbasis Islam selama dua pekan terakhir, yang dilakukan secara tidak profesional dan menyalahi kode etik jurnalistik yang seharusnya cover both side.

4. Pemberitaan tersebut, sudah menyinggung kekhusyukan beribadah yang dijamin UUD, pada masa ibadah haji mencapai puncaknya di hari tarwiyah dan arafah, dan sangat tidak pantas dilakukan oleh insan media yang seharusnya mengembangkan pemberitaan yang sehat.

5. PPP menghargai seluruh upaya insan media dalam memberitakan seluruh kegiatan penyelenggara negara sebagai bagian dari transparansi penyelenggaraan negara. Namun tidak dengan menerbitkan dan menyebarkan berita bohong dan mengandung framing yang menyesatkan.

Sumber : merdeka.com

Mahasiswa Unpam Bentrok Dengan Polisi

Tangsel, SUARA PEMBANGUNAN.

Kehadiran Wakapolri Komjen Nanan Sukarna, di kampus UNPAM (Universitas Pamulang) mendadak di demo. Kedatanganjenderal bintang tiga yang berniat maju di Pilgub Jabar, untuk memberikan kuliah umum bertema "Peran Serta Polri dan Tantangan Masa Depan". Kedatangan Nanan disambut demonstrasi mahasiswa yang kemudian berujung bentrokan.

Kampus yang berseberangan dengan Mapolsek Pamulang, Jl Surya Kencana 1, Pamulang, Tangsel, Banten kini masih dikepung oleh polisi bersenjata lengkap.Suasana tegang masih terasa di Bundaran Pamulang menyusul bentrokan mahasiswa Universitas Pamulang versus polisi. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi mahasiswa.

Hasil pantauan wartawan SP, beberapa toko kelontong dan elektronik yang berada disekitar kampus memilih tutup. Jalan disekitar kampus masih ditutup oleh petugas dan tidak ada kendaraan satupun yang lewat. Didepan kantor polsek Pamulang banyak batu berserakan. Masih banyak masyarakat berkerumun menonton peristiwa ini.

"Sudah, Wakapolri sudah keluar kampus" kata Kapolres Jaksel Kombes Pol Wahyu Hadiningrat saat dikonfirmasi wartawan Kamis (18/10/2012). "dan tidak ada korban jiwa," tambah Wahyu.

Posting : This e-mail address is being protected from spambots, you need JavaScript enabled to view it

PPP: TIdak Risau Hasil Survey LSI

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy, menegaskan bahwa hasil survei saat ini tak bisa digunakan untuk memrediksikan perolehan suara partai politik pada Pemilu 2014 nanti. Alasannya, karena belum ada kejelasan tentang jumlah parpol yang akan ikut Pemilu 2014.

"Parpol yang lolos verifikasi dan menjadi peserta pemilu saja belum ketahuan, apalagi yang dapat dukungan," kata Romahurmuzy menanggapi hasil survei Lingkaran Indonesia bertajuk "Makin Suramnya Partai dan Capres Islam di Pemilu 2014" yang dirilis, Minggu (14/10). Dalam survei itu diketahui bahwa popularitas semua partai Islam seperti PKS, PPP, PAN dan PKB ada di bawah angka lima persen.

Lbih lanjut Romi -sapaan Romahurmuziy- menjelaskan, survei itu ibarat termometer yang hanya bisa memerediksi perolehan pada saat sampling digelar. Survei bahkan bisa invalid dalam sepekan ketika ada faktor lain berperan dalam pemilu. "Sebagaimana tampak dalam kesalahan berjamaah seluruh surveyor pada pilkada DKI putaran pertama," ujarnya.

Ditambahkannya, ada empat faktor yang memengaruhi perolehan suara parpol. Yakni figur yang berkarakter, struktur atau jaringan yang mengakar, manuver yang massif, serta logistik yang memadai.

"Survei hari ini hanya bisa memotret faktor pertama dan keempat saja. Sedangkan faktor kedua dan ketiga hanya operasional sesaat menjelang pemilu digelar, sehingga akan selalu luput dari analisis survei," jelasnya.

Dipaparkannya, saat ini jam terbang figur pemimpin partai Islam memang masih di bawah pemimpin nasionalis yang memang sudah beredar sejak zaman orde baru. "Jadi alih-alih figur tua itu karatan, ternyata malah bertuah, makin tua makin sakti, seperti keris," ujarnya.

Tentang logistik, kata Romi, semua sudah mafhum di balik parpol nasionalis ada banyak konglomerat. Malah ada konglomerat media yang bikin partai.

Padahal, lanjutnya, kampanye modern adalah kampanye media. "Jadi bagaimana mau ditandingi, parpol Islam kalau iklan pakai bayar. Sementara sebahagian parpol nasionalis nggak perlu bayar karena iklan di TV-nya sendiri. Malah ada direktur kreatif sebuah stasiun TV yang merangkap jadi direktur kreatif iklan sebuah parpol," katanya.

Sumber : Jpnn.Com

6 PRESIDEN MEMBERANTAS KORUPSI

Jakarta, SUARA PEMBANGUNAN.

Kalau mau bicara Korupsi, ada baiknya kita tanya kepada 6 orang Presiden ini. Karena 6 Presiden inilah yang paling ganas memberantas korupsi di negaranya masing-masing.

1. Felipe Calderon (Meksiko)
Ini dia presiden paling tegas memberantas korupsi di negaranya. Felipe Calderon memecat lebih dari 4.500 anggota polisi Meksiko sebab terkait rasuah, penyalahgunaan jabatan, dan kejahatan terorganisasi.

Langkah ini diambilnya sejak dua tahun lalu sampai sekarang. Namun sayang, bulan depan masa jabatannya bakal berakhir. Padahal masih banyak kasus korupsi perlu ditangani. Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International, Meksiko masih berada di peringkat seratus bersama Indonesia, Argentina, Gabon, Madagascar, Malawi, Suriname, dan lain-lain, dengan nilai 3,0.

2. Ellen Johnson Sirleaf (Liberia)
Ini presiden perempuan paling garang dalam memberantas korupsi. Ellen Johnson Sirleaf bahkan memecat anaknya sendiri bersama 45 pejabat negara lain sebab tidak menyerahkan daftar kekayaan pada komisi antirasuah. Mereka tidak boleh kembali menjabat bila belum memberikan deretan penghasilan diperoleh dan darimana sumbernya.

Menurut Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International Liberia ada di peringkat 91. Itu artinya, penanganan korupsi di negara ini masih lebih baik ketimbang Indonesia.

3. Ollanta Humala (Peru)
Baru menjabat tahun lalu, Presiden Peru Ollanta Humala langsung membuat hantaman besar di lembaga kepolisian. Dia memecat 30 dari 45 jenderal polisi, termasuk Kepala Kepolisian Raul Bacerra. Bacerra digantikan Jenderal Raul Salazar. Berdua saling membahu memberhentikan sepihak mereka mencuri uang negara satu sol atau lebih. Sol merujuk pada mata uang Peru.

Berdasarkan Indeks Persepsi Korupsi versi Transparency International negara di Amerika Latin itu menduduki peringkat 80, dengan skor 3,4.

4. Lee Myung Bak (Korea Selatan)
Tahun lalu, Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak memerintahkan kepolisian untuk menangkap kakaknya sendiri, Lee Sang Deuk, duduk menjadi anggota parlemen Negeri Ginseng itu.

Deuk dituduh menerima suap Rp 4,9 miliar dari direktur dua bank bermasalah. Uang itu diterima Deuk kurun waktu 2007-2011 sebagai imbalan sebab dia membantu para pimpinan bank itu menghindar dari audit bank sentral negara itu.

Kejadian menimpa kakak Myung Bak, membuat presiden itu berkali-kali memohon ampunan rakyat Korea Selatan lewat media. Hingga kini kasus Deuk masih dalam penyelidikan.

5. Benigno Aquino III (Filipina)
Presiden Filipina Benigno Aquino III dan jajarannya ada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memerintahkan penahanan Mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo sebab penyalahgunaan dana lotere nasional sebesar Rp 84 miliar.

Aquino juga memecat sembilan orang pejabat di kantor lotere nasional. Jika terbukti benar, Arroyo dan kroninya bajak menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa ada kemungkinan bebas meski dengan jaminan.

6. Hu Jintao (China)
Presiden China Hu Jintao tidak main-main dalam pemberantasan korupsi di negaranya. Saat terpilih, dia bersedia menyiapkan 1.000 peti mati untuk para koruptor dan satu peti mati buat dirinya jika terbukti melakukan korupsi. Sebuah janji sangat berani sebab Negeri Tirai Bambu ini memang menjatuhkan hukuman mati pada pelaku korupsi.

Jintao mengatakan, perang melawan korupsi perjuangan panjang, rumit, dan susah. Praktek korupsi hampir terjadi di seluruh tingkatan birokrasi China. Untuk memberantas rasuah dibutuhkan niat kuat dan keteguhan hati.

Sumber data : internet

Artikel Lainnya...

Follow Us

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday78
mod_vvisit_counterYesterday114
mod_vvisit_counterThis week78
mod_vvisit_counterLast week842
mod_vvisit_counterThis month2246
mod_vvisit_counterLast month3527
mod_vvisit_counterAll days1153449

We have: 10 guests online
Your IP: 54.224.121.67
 , 
Today: Nov 19, 2017